Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Threat of Narcotics and Social Value Transformation to Indonesia's National Resilience: A Non-Traditional Security Perspective Firmansyah; Maisondra; Edwin
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2686

Abstract

The dynamics of globalization have transformed the nature of threats faced by nation-states. Security is no longer limited to military aggression but increasingly encompasses non-traditional threats such as narcotics trafficking, transnational organized crime, and social value transformation. This study aims to analyze the impact of narcotics abuse and social value changes on Indonesia's national resilience from a non-traditional security perspective. Using a qualitative approach and literature review method, this study examines theories of national resilience, human security, and non-traditional security. The findings indicate that narcotics abuse has multidimensional impacts on public health, economic productivity, social stability, and governance. Meanwhile, rapid social value transformation driven by globalization and digitalization has generated challenges for social cohesion and national identity. The combination of these threats may weaken national resilience if not addressed through comprehensive governance involving government institutions, educational sectors, communities, and families. The study recommends strengthening preventive policies, civic education, family resilience, and integrated national security strategies to address emerging non-traditional threats.
Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global: Belajar dari Pelemahan Rupiah, Perang Narasi Ekonomi, dan Perbandingan Krisis 1998 dengan Kondisi Saat Ini Firmansyah; Totok Iman Santoso; Edwin
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2902

Abstract

Ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh perang Rusia-Ukraina, konflik Timur Tengah, perang dagang Amerika Serikat-Tiongkok, kenaikan suku bunga global, serta dinamika geopolitik internasional telah memberikan tekanan terhadap stabilitas ekonomi berbagai negara, termasuk Indonesia. Pelemahan nilai tukar rupiah sering kali dijadikan indikator kerentanan ekonomi nasional dan diperkuat oleh berkembangnya perang narasi ekonomi yang berpotensi memengaruhi persepsi publik dan investor. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketahanan ekonomi Indonesia dalam menghadapi gejolak global, mengidentifikasi faktor penyebab pelemahan rupiah, membandingkan kondisi ekonomi saat ini dengan krisis moneter tahun 1998, serta merumuskan strategi penguatan ketahanan ekonomi nasional. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang jauh lebih kuat dibandingkan tahun 1998, ditandai dengan independensi Bank Indonesia, inflasi yang terkendali, cadangan devisa yang memadai, sistem perbankan yang sehat, serta koordinasi kebijakan fiskal dan moneter yang lebih baik. Tantangan terbesar bukan hanya berasal dari tekanan eksternal, tetapi juga perang narasi ekonomi yang dapat menciptakan kepanikan kolektif apabila tidak dikelola secara tepat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan ketahanan ekonomi berbasis ekonomi Pancasila, transformasi digital, hilirisasi industri, dan peningkatan literasi ekonomi masyarakat