Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Sirah Nabawiyyah sebagai Basis Penguatan Karakter dan Akhlak Peserta Didik di Era Modern Abdullah Azzam; Riky supratama
Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 03 (2025): Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pendidikan Sirah Nabawiyyah sebagai basis penguatan karakter dan akhlak peserta didik di era modern yang ditandai oleh kemajuan teknologi, globalisasi, serta krisis moral. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena melemahnya nilai-nilai moral dan spiritual di kalangan generasi muda yang menuntut inovasi dalam sistem pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang berfokus pada analisis literatur relevan, meliputi buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang membahas pendidikan karakter dan Sirah Nabawiyyah. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter Islami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sirah Nabawiyyah memiliki nilai-nilai universal seperti kejujuran, amanah, kesabaran, tanggung jawab, keadilan, kasih sayang, dan kedisiplinan, yang relevan dalam membentuk karakter peserta didik di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi. Implementasi pendidikan Sirah Nabawiyyah dapat dilakukan melalui integrasi dalam kurikulum tematik, keteladanan guru sebagai qudwah Ḽasanah, serta penerapan model Problem-Based Learning (PBL) berbasis peristiwa sejarah Nabi untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan moral siswa. Kesimpulannya, pendidikan Sirah Nabawiyyah berperan signifikan dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, berintegritas, dan memiliki spiritualitas tinggi yang mampu menghadapi tantangan zaman modern.
Integrasi Nilai-Nilai Tradisional dan Modern dalam Kurikulum Pendidikan Islam di Era Kontemporer Abdullah Azzam; Angga Saputra
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/madj4q87

Abstract

Perkembangan modern yang ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan globalisasi menuntut penyesuaian sistem pendidikan Islam agar tetap relevan dan adaptif terhadap perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan urgensi integrasi nilai-nilai tradisional dan modern dalam kurikulum pendidikan Islam di era kontemporer. Nilai-nilai tradisional, yang bersumber dari Al-Qur'an, Sunnah, dan ilmu para ulama klasik, menekankan spiritualitas, moralitas, dan pengembangan akhlak mulia. Sementara itu, nilai-nilai modern seperti rasionalitas, inovasi, dan keterampilan abad ke-21 dibutuhkan untuk menghadapi tantangan global. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka dan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber akademik terkait kurikulum pendidikan Islam dan teori integratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kedua nilai ini menghasilkan kurikulum yang menyeimbangkan dimensi spiritual dan intelektual, moralitas dan profesionalisme, serta berorientasi pada kebutuhan akhirat dan duniawi. Dengan demikian, kurikulum pendidikan Islam integratif dapat menjadi solusi strategis untuk membangun generasi Muslim yang berkarakter, berpikir kritis, adaptif, dan berdaya saing global tanpa kehilangan jati diri keislamannya.