Ina Kristina Wandagau
Cenderawasih University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Karakter Anak melalui Kegiatan Edukatif dan Bermain pada Anak-Anak Panti Asuhan: Strengthening the Children’s Character through Educational and Play-Based Activities for Orphan Children M. Raidil Raidil; Ina Kristina Wandagau; Agustina Simorangkir; Mariana Nensi; Yudhi Priyatmo
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.9928

Abstract

Anak-anak yang tinggal di panti asuhan menghadapi tantangan dalam pembinaan karakter akibat keterbatasan bimbingan personal dan minimnya pembelajaran partisipatif yang terstruktur. Kondisi ini berpotensi menghambat perkembangan sosial-emosional dan internalisasi nilai moral apabila tidak ditangani melalui pendekatan yang kontekstual dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan model permainan edukatif berbasis pengalaman sosial untuk memperkuat karakter anak panti asuhan. Program PkM ini melibatkan 15 peserta dan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan permainan berbasis empati, kerja sama, tanggung jawab, kejujuran, dan kedisiplinan, pelaksanaan aktivitas kelompok, refleksi terstruktur, serta evaluasi menggunakan angket penilaian karakter yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan persentase capaian kategori. Hasil menunjukkan bahwa 80% peserta berada pada kategori sangat baik dan 20% pada kategori baik, tanpa peserta pada kategori kurang. Selain peningkatan capaian karakter, kegiatan juga memperkuat partisipasi aktif, interaksi sosial, dan kesadaran tanggung jawab kolektif. Kebaruan kegiatan ini terletak pada integrasi permainan berbasis nilai, refleksi moral terstruktur, dan pengembangan modul aplikatif yang memungkinkan keberlanjutan program oleh pengasuh. Temuan ini menegaskan bahwa model permainan edukatif berbasis pengalaman sosial efektif dalam mendorong internalisasi nilai karakter secara lebih mendalam dan berkelanjutan di lingkungan panti asuhan. Implikasinya, model ini berpotensi direplikasi sebagai strategi pembinaan karakter yang sistematis dan kontekstual di lembaga sosial sejenis.