Qori Lubaba Aminie
University of Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Karakteristik Teks Produk ChatGPT sebagai Alat Deteksi Manual Produk Gen AI kepada Guru SMAN 6 Mataram: Socialization Program on the Features of ChatGPT-Generated Texts as a Manual Detection Tool for Generative AI Products for Teachers at SMAN 6 Mataram Rahmad Hidayat; Mochammad Asyhar; Murahim Murahim; Elya Febriani; Andra Ade Riyanto; Qori Lubaba Aminie
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.10097

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini penting dilaksanakan karena penggunaan Generative AI dalam dunia pendidikan saat ini berada pada dilema antara keharusan beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan pelanggaran etika akademik dalam penggunaannya. Penggunaan Generative AI seperti ChatGPT tanpa diiringi dengan menjunjung tinggi etika akademik akan bermuara pada pelanggaran orisinalitas karya tulis. Oleh karena itu, guru perlu dikenalkan dengan karakteristik linguistik teks produk ChatGPT sebagai usaha deteksi awal secara manual karya tulis siswa yang menggunakan ChatGPT. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengenalkan karakteristik linguistik teks produk ChatGPT kepada guru sebagai sarana deteksi manual penggunaan ChatGPT pada karya tulis siswa. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, pemodelan, diskusi, studi kasus, demonstrasi, refleksi-evaluasi, dan penyusunan rencana tindak lanjut. Kegiatan dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut. Pertama, sosialisasi karakteristik linguistik ChatGPT berdasarkan hasil penelitian agar peserta memahami teks produk ChatGPT secara linguistis. Kedua, pemberian contoh kasus deteksi menggunakan karakteristik linguistik dengan pemodelan langsung pada teks produk ChatGPT yang disediakan oleh peserta. Ketiga, pelaksanaan diskusi dan tanya jawab untuk memperkuat pemahaman. Keempat, pelaksanaan studi kasus atau praktik oleh peserta dengan menerapkan teori yang telah diberikan. Kelima, peserta mendemonstrasikan hasil studi kasus. Pada bagian akhir, dilaksanakan refleksi dan evaluasi serta penyusunan rencana tindak lanjut. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta dapat memahami karakter linguistik teks produk ChatGPT dan mampu menerapkannya serta mendapatkan pengalaman terkait beberapa hal yang berkaitan dengan ChatGPT dan aplikasi linguistik korpus yang berhubungan dengan pendeteksian teks menggunakan karakteristik linguistik untuk menambah pemahaman. Kegiatan terlaksana dengan sukses sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.