Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Dengan Community Acquired Pneumonia (CAP) Di Ruang Interne RSUD  Prof. Muhammad Yamin,  SH, Pariaman yessy maya sari; Aulia Asman; Linda Marni; Kheniva Diah Anggita
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i1.2007

Abstract

Perubahan cuaca memicu peningkatan infeksi saluran napas yang kronik mendukung kejadian (Community Acquired Pneumonia) CAP. Data Amerika Serikat menunjukkan CAP mencapai 248 kasus per 100.000 penduduk tiap tahunnya. Berdasarkan data kasus di RSUD Prof. Muhammad Yamin, SH, Pariaman tahun 2025 CAP terdapat sekitar 45 kasus di ruang interne. Tujuan penelitian ini memberikan asuhan keperawatan pada pasien CAP secara komprehensif. Metode yang digunakan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, evaluasi, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di ruangan interne RSUD Prof. Muhammad Yamin, SH, Pariaman pada tanggal 16 februari s/d 20 februari 2026 dengan satu pasien  Tn. L umur 70 tahun menggunakan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan pemeriksaan fisik. Terdapat lima masalah keperawatan yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, hipertermia, intoleransi aktivitas, defisit nutrisi. Intervensi yang dilakukan pada bersihan jalan napas berupa manajemen jalan napas, hari ke-4 masalah teratasi dengan sesak dan batuk sudah tidak ada, pola napas tidak efektif dengan pemantauan respirasi pada hari ke-3 masalah teratasi dengan sesak sudah tidak ada, hipertermia dengan manajemen hipertermia pada hari ke-3 masalah teratasi dengan suhu tubuh normal, intoleransi aktivitas dengan manajemen energi, hari ke-4 masalah teratasi dengan sesak saat beraktivitas dan Lelah tidak ada, defisit nutrisi berupa manajemen nutrisi pada hari ke-5 masalah teratasi dengan BB bertambah 0,7 kg, IMT 18,62 (normal). Diharapkan pasien dan keluarga menjaga pola hidup bersih dan sehat, menghindari paparan polusi dan asap rokok, disiplin menjalani kontrol kesehatan berkala untuk memantau fungsi pernapasan dan mencegah kekambuhan