Introduksi: Kejang demam merupakan kelainan neurologis yang paling sering terjadi pada anak. Kejang demam pada anak dapat mengakibatkan kecemasan pada orang tua. Kecemasan orang tua adalah kondisi psikologis orang tua yang merasa cemas atau khawatir terhadap kondisi kesehatan anaknya. Sering terjadi banyak orang tua terutama ibu pada kondisi kejang tidak tahu cara penanganannya dan mengalami kecemasan berat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang penanganan kejang demam pada anak dengan tingkat kecemasan orang tua di RSUD dr. Murjani Sampit. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh keluarga pasien yang mengalami kejang demam di RSUD dr. Murjani Sampit. Sampel diambil sebanyak 33 responden menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji statistik Spearman Rank untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang penanganan kejang demam pada anak dengan tingkat kecemasan orang tua di RSUD dr. Murjani Sampit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan dalam kategori baik dan kecemasan dalam kategori sangat berat. Berdasarkan hasil uji Spearman Rank, diperoleh nilai signifikansi p = 0,000 (p ≤ 0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,639, yang menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat antara pengetahuan tentang penanganan kejang demam pada anak dengan tingkat kecemasan orang tua. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang penanganan kejang demam pada anak dengan tingkat kecemasan orang tua di RSUD dr. Murjani Sampit. Semakin tinggi tingkat pengetahuan, semakin rendah tingkat kecemasan orang tua