Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan kondisi hybrid marketing dan brand image, serta untuk mengetahui pengaruh Hybrid Experience Marketing terhadap Brand Image Telkom University. Di tengah kemajuan teknologi yang pesat dan perubahan perilaku masyarakat dalam hal konsumsi informasi, perguruan tinggi dituntut untuk menerapkan strategi pemasaran yang mampu memadukan pengalaman digital dan konvensional. Pendekatan ini dikenal sebagai hybrid marketing, sebuah strategi yang menggabungkan berbagai macam saluran pemasaran untuk menciptakan pengalaman yang lebih terintegrasi, interaktif, dan bernilai bagi calon mahasiswa dan mahasiswa aktif. Implementasi strategi ini diharapkan dapat menumbuhkan persepsi positif dan memperkuat brand image Telkom University di mata masyarakat. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode eksplanatori guna mengkaji hubungan antara variabel-variabel yang diteliti. Populasi penelitian terdiri dari mahasiswa yang saat ini terdaftar di Universitas Telkom, dengan sampel yang banyaknya mencapai 114 responden yang ditentukan menggunakan rumus Taro Yamane. Data primer dikumpulkan dari penyebaran kuesioner yang didesain menggunakan skala Likert 5 poin. Selanjutnya, dianalisisnya data menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik data, diikuti dengan uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan kualitas instrumen penelitian. Pengujian hipotesis dilakukan melalui analisis regresi linear sederhana, uji parsial (uji-t), dan koefisien determinasi menggunakan perangkat lunak SPSS.