Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kepraktisan terhadap LKPD Keluargaku Unik Bahasa Indonesia Berbasis Guided Writing pada Elemen Menulis di Kelas II Sekolah Dasar Muhammad Nadzril Ishlah Azkiah; Rivanda Abi Wijaya; Rifqi Risnadyatul Hudha
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v7i4.9925

Abstract

Rendahnya keterampilan menulis siswa kelas rendah sekolah dasar di Indonesia merupakan isu mendesak yang berdampak pada kualitas literasi jangka panjang, sebagaimana tercermin dalam hasil PISA 2022-2023. Penelitian terdahulu mengenai LKPD berbasis guided writing lebih banyak berfokus pada efektivitas hasil belajar (52,2%), sementara aspek kepraktisan belum dikaji secara komprehensif (hanya 13,0% dari total literatur). Penelitian ini bertujuan menganalisis kepraktisan LKPD "Keluargaku Unik" Bahasa Indonesia berbasis guided writing pada elemen menulis di kelas II sekolah dasar menggunakan kerangka kepraktisan. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis systematic literature review terhadap 23 artikel open access terbitan 2019-2026, dengan tahapan pencarian menggunakan database Google Scholar, DOAJ, dan jurnal nasional, penerapan kriteria inklusi-eksklusi yang ketat, ekstraksi data menggunakan lembar terstruktur dan analisis melalui reduksi, penyajian, dan sintesis konseptual berdasarkan kerangka Nieveen. Hasil penelitian menunjukkan kepraktisan LKPD merupakan konstruk multidimensional mencakup empat dimensi kemudahan penggunaan dengan scaffolding fisik, kejelasan instruksi melalui dekomposisi tugas, kesesuaian dengan karakteristik peserta didik kelas II, dan keterlaksanaan dalam alokasi waktu. Kebaruan penelitian terletak pada perumusan Model Developmentally-Adjusted Guided Writing (DAGW) yang mengintegrasikan guided writing klasik dengan karakteristik perkembangan siswa kelas II. Implikasi penelitian mencakup kontribusi teoritis pada diskursus kepraktisan bahan ajar menulis dan implikasi praktis sebagai rujukan guru dan pengembang kurikulum dalam merancang LKPD yang valid, efektif, dan praktis dalam konteks Kurikulum Merdeka.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Wattpad dalam Pembelajaran Menulis Cerpen Berbasis Folklor pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Blitar Yoga Rifqi Azizan; Yonita Shelly Anggraeni; Rifqi Risnadyatul Hudha; Amalina Rahmi Fatina
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 001 February 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i001.3261

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan Wattpad saat pembelajaran menulis cerpen berbasis folklor pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Blitar. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen yang mengandalkan desain pre-test-post-test control group. Sampel penelitian dipilih dua kelas secara random. Satu kelas menggunakan apliaksi Wattpad dan satu kelas lainnya tanpa menggunakan aplikasi Wattpad. Instrumen penelitian yang digunakan berupa rubrik penilaian menulis cerpen serta angket respon siswa terhadap pembelajaran menulis cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Wattpad secara masif dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen berbasis folklor pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Blitar apabila dikomparasikan dengan pembelajaran tanpa berbantuan aplikasi Wattpad. Selain itu, respon siswa terhadap penggunaan aplikasi Wattpad dalam pembelajaran menulis cerpen juga positif, memperlihatkan peningkatan motivasi dan minat belajar. Data tersebut dapat telihat dari data responden yang menunjukkan bahwa sebanyak 39 siswa menyatakan puas menggunakan aplikasi Wattpad. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi melalui aplikasi Wattpad dapat menjadi pilihan efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen berbasis folklor pada jenjang siswa SMA.