Saskia Mayza Nashahu
Universitas Jenderal Soedirman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Bertahan Gen Z Sebagai Tenaga Kerja Muda Terdidik Dalam Menghadapi Pengangguran Perspektif Human Capital Rifdah Hartiningtyas; Saskia Mayza Nashahu; Oki Anggraeni; Dijan Rahajuni
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9243

Abstract

Tingginya angka pengangguran terdidik di kalangan Generasi Z memiliki kaitan dengan modal manusia. Hasil data tinjauan penelitian ini menunjukan bahwa meskipun angka pengangguran makro nasional turun menjadi 4,76%, angkatan kerja muda menghadapi hambatan struktural berupa hyper-selection korporasi yang menuntut pengalaman tidak realistis serta horizontal mismatch yang tidak sejalan dengan teori Human Capital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menyebarkan kuesioner pertanyaan terbuka kepada responden Gen Z yang didominasi oleh lulusan strata satu (S1) dan sekolah menengah. Analisis data dilakukan secara naratif kualitatif dengan mereduksi data, menyajikan data hasil kuesioner terbuka, dan menarik kesimpulan yang dihubungkan dengan teori modal manusia. Kondisi lapangan pekerjaan saat ini dipandang sangat menantang dan kompetitif akibat adanya kesenjangan yang lebar antara kebijakan, kebutuhan pasar kerja, pendidikan dengan kompetensi yang dibutuhkan industri. Fenomena ini diperparah oleh standar rekrutmen perusahaan yang dinilai kurang realistis bagi lulusan baru. Krisis ekonomi, ketidakseimbangan struktur lapangan kerja, standar rekrutmen yang tinggi, serta pertumbuhan jumlah angkatan kerja baru yang tidak sebanding dengan ketersediaan lapangan kerja formal semakin mempersempit peluang pada penyerapan tenaga kerja muda terdidik. Strategi bertahan yang diimplementasikan meliputi upskilling dan reskilling dengan modal social networking untuk menembus jangkauan pasar kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi bertahan yang diadopsi oleh Gen Z sebagai tenaga kerja muda terdidik dalam menghadapi tantangan pengangguran, serta bagaimana mereka mengelola dan meningkatkan modal manusia mereka di tengah situasi pasar kerja yang kompetitif.