Yaslinda Lizar
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Metode Forward Chaining pada Sistem Pakar untuk Diagnosa Penyakit sebagai Pendukung Keputusan Nur Janna; Yaslinda Lizar
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9424

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong kebutuhan akan sistem yang mampu membantu proses pengambilan keputusan secara cepat dan tepat, khususnya pada bidang kesehatan, terutama di sektor kesehatan yang sering menghadapi kendala aksesibilitas pakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Pakar (Expert System) sebagai sistem pendukung keputusan untuk melakukan diagnosa awal penyakit berdasarkan gejala klinis yang dialami pengguna. Pengetahuan yang digunakan pada sistem diperoleh dari pakar dan disusun dalam bentuk aturan berbasis rule-based dengan logika IF–THEN untuk mendukung proses diagnosa penyakit. Proses penalaran dilakukan menggunakan metode Forward Chaining, yang bekerja dengan mencocokkan fakta-fakta gejala yang diinputkan pengguna untuk menarik kesimpulan diagnosa penyakit secara sistematis. Objek diagnosa dalam penelitian ini mencakup penyakit umum seperti Flu, ISPA, dan COVID-19. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan metode Forward Chaining mampu memberikan hasil diagnosa yang konsisten dan akurat sesuai dengan basis pengetahuan yang ada. Kehadiran sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif bagi masyarakat dalam memperoleh informasi medis awal secara mandiri serta mempermudah pendokumentasian keahlian pakar ke dalam platform digital yang adaptif. Kata Kunci: Sistem Pakar, Sistem Pendukung Keputusan, Forward Chaining, Diagnosa Penyakit, Kecerdasan Buatan.
Analisis Produk Skincare Terlaris Menggunakan Metode Weighted Product dan Simple Additive Weighting Nurul Aisyah; Yaslinda Lizar
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9521

Abstract

Perkembangan industri skincare di Indonesia yang semakin pesat menyebabkan persaingan antar produk menjadi semakin tinggi sehingga pelaku usaha perlu menentukan produk terlaris secara tepat dan objektif. Penentuan produk unggulan sangat penting karena dapat membantu proses pengelolaan stok barang, evaluasi penjualan, serta penyusunan strategi pemasaran. Namun, masih banyak toko kosmetik yang menentukan produk terlaris secara manual berdasarkan perkiraan dan penilaian subjektif sehingga keputusan yang dihasilkan kurang efektif. Oleh karena itu, diperlukan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu proses pengambilan keputusan berdasarkan data penjualan dan kriteria tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan metode Weighted Product (WP) dan Simple Additive Weighting (SAW) dalam menentukan produk skincare terlaris pada Toko Asyifa Kosmetik. Data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dari data faktur penjualan yang meliputi jumlah produk terjual, harga produk, dan total transaksi penjualan. Kriteria yang digunakan terdiri dari jumlah produk terjual sebagai kriteria benefit, harga produk sebagai kriteria cost, dan total penjualan sebagai kriteria benefit. Metode WP melakukan proses perhitungan menggunakan operasi perkalian dan pembobotan, sedangkan metode SAW menggunakan proses normalisasi dan penjumlahan terbobot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode menghasilkan perangkingan yang sama dimana produk Sabun RDL menjadi produk skincare terlaris. Pada metode WP, Sabun RDL memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,323 sedangkan pada metode SAW memperoleh nilai preferensi sebesar 0,807. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa kedua metode efektif digunakan dalam mendukung pengambilan keputusan penentuan produk skincare unggulan. Namun, metode SAW lebih mudah dipahami karena proses perhitungannya lebih sederhana, sedangkan metode WP menghasilkan pembobotan yang lebih proporsional.
Implementasi Metode SMART pada Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Mata Kuliah yang Diminati Mahasiswa Sistem Informasi Najwa Khairany Depi; Yaslinda Lizar
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9922

Abstract

Pemilihan mata kuliah merupakan salah satu proses penting yang harus dilakukan mahasiswa dalam menyusun rencana studi sesuai minat dan kompetensi yang ingin dikembangkan. Banyaknya pilihan mata kuliah dengan karakteristik yang berbeda sering menyebabkan mahasiswa mengalami kesulitan dalam menentukan mata kuliah yang paling sesuai. Proses pemilihan yang hanya berdasarkan rekomendasi teman atau persepsi pribadi dapat menghasilkan keputusan yang bersifat subjektif, sehingga diperlukan suatu sistem yang mampu membantu proses pengambilan keputusan secara objektif dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART) pada Sistem Pendukung Keputusan pemilihan mata kuliah yang diminati mahasiswa Sistem Informasi. Metode SMART dipilih karena memiliki proses perhitungan yang sederhana, fleksibel, dan mampu menghasilkan keputusan berdasarkan banyak kriteria. Kriteria yang digunakan meliputi minat mahasiswa, manfaat mata kuliah, kemudahan memahami materi, beban tugas, dan tingkat kesulitan mata kuliah. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Sistem Informasi. Hasil kuesioner digunakan untuk menentukan tingkat kepentingan setiap kriteria serta melakukan penilaian terhadap alternatif mata kuliah yang tersedia sehingga dapat menghasilkan rekomendasi mata kuliah yang sesuai dengan preferensi mahasiswa.