Maria Kornelia Ringgi Kuwa
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan St. Elisabeth Keuskupan Maumere

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Chatgpt Dalam Penyelesaian Tugas Akademik: Analisis Deskriptif Technology Acceptance Model Pada Mahasiswa Informatika Medis Stikes St. Elisabeth Keuskupan Maumere Gabriel Rolly Davinsi; Ma Clara Yureka W. I; Maria Kornelia Ringgi Kuwa
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9477

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan ChatGPT dalam penyelesaian tugas akademik mahasiswa Informatika Medis di STIKES St. Elisabeth Keuskupan Maumere menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 81 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Variabel penelitian meliputi Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Behavioral Intention, dan Actual Use, serta variabel tambahan risiko penggunaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan seluruh item valid (CITC = 0,368–0,582) dan reliabel (Cronbach’s Alpha = 0,884). Secara deskriptif, seluruh dimensi TAM berada pada kategori baik (M=3,62–3,78). Behavioral Intention menjadi dimensi tertinggi, diikuti Actual Use, Perceived Usefulness, dan Perceived Ease of Use. Temuan ini menunjukkan bahwa adopsi ChatGPT lebih didorong oleh niat penggunaan, yang konsisten dengan penggunaan aktual, sementara kegunaan dan kemudahan berperan sebagai faktor pendukung. ChatGPT terbukti meningkatkan efisiensi dan produktivitas akademik, namun masih memiliki keterbatasan dalam pendalaman konsep dan validitas informasi. Dengan demikian, ChatGPT lebih tepat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran. Implikasi penelitian menekankan pentingnya penguatan literasi digital, evaluasi kritis, dan etika akademik dalam pemanfaatan teknologi berbasis AI di lingkungan pendidikan kesehatan.