Lumbanbatu, Adventus M. R.
Jurnal Ilmiah Widya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIFITAS AUDIO VISUAL SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN KELUARGA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI UNIT HEMODIALISIS RUMAH SAKIT UMUM UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA Lumbanbatu, Adventus M. R.
Jurnal Ilmiah Widya Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1847.738 KB)

Abstract

Prevalensi penyakit gagal ginjal kronis umur ≥ 15 tahun menurut provinsi di Indonesia ialah antara 0,1% hingga 0,5%, termasuk DKI Jakarta. Di Indonesia diperkirakan terjadi peningkatan penderita gagal ginjal pada tahun 2025 sebesar 41,4% dan akan terdapat 70.000 penderita gagal ginjal, angka ini akan terus meningkat sekitar 10% setiap tahunnya.. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan efektifitas audiovisual sebagai media pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan keluarga pasien. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experiment - Non Equivalent Control Group Design. Jumlah responden penelitian sebanyak 46 orang. Hasil penelitian analisis univariat adalah responden berusia ≤ 43 tahun (56,5%), tingkat pendidikan rendah (63%) dan pengalaman pernah terpapar informasi mengenai Penyakit Ginjal Kronik (65.2%). Analisis bivariat Paired Test ada perbedaan yang signifikan rata-rata pengetahuan responden pre dan post pada kelompok kontrol (nilai p = 0.001) dan pada kelompok intervensi ( nilai p = 0.001). Hasil Independent Sample Test diperoleh perbedaan pengetahuan antara kelompok kontrol dan intervensi (nilai p = 0.005). Analisis multivariat pengalaman merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap pengetahuan (nilai p = 0.002). Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa audiovisual lebih efektif dibandingkan non-audiovisual sebagai media dalam memberikan pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan (nilai p = 0.005). Oleh karena itu diharapkan agar pihak manajemen rumah sakit memfasilitasi pasien dan keluarga untuk memperoleh pendidikan kesehatan dengan menggunakan media audiovisual.