Malika Alya
Universitas Islam Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK MANAJEMEN KEBIJAKAN PUBLIK BERBASIS ETIKA DAN KARAKTER KEWARGANEGARAAN Evi Susilawati; Anzani Syafrilia; Kholijah Halimah Pane; Thariq Al Fajr; Malika Alya
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 6, No 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jetcivil.v6i1.13719

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak manajemen kebijakan publik berbasis etika dan karakter kewarganegaraan sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di era demokrasi modern. Kebijakan publik yang efektif tidak hanya memerlukan kompetensi teknis birokrasi, tetapi juga fondasi etika yang kuat serta internalisasi nilai-nilai karakter kewarganegaraan yang bersumber dari Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan metode analisis konten terhadap berbagai regulasi, dokumen kebijakan, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan erat antara penerapan etika dalam manajemen kebijakan publik dengan penguatan karakter kewarganegaraan masyarakat. Transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan partisipasi publik merupakan empat pilar utama dalam manajemen kebijakan publik berbasis etika yang secara langsung berkontribusi pada pembentukan karakter warga negara yang bertanggung jawab. Selain itu, integrasi nilai-nilai Pancasila dalam setiap tahapan manajemen kebijakan, mulai dari formulasi, implementasi, hingga evaluasi, terbukti mampu memperkuat kohesi sosial dan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan. Kajian ini juga menemukan bahwa pendidikan kewarganegaraan, khususnya dalam konteks perguruan tinggi, berperan strategis dalam mempersiapkan generasi calon pemimpin dan birokrat yang beretika. Simpulan penelitian menekankan pentingnya sinergi antara reformasi birokrasi, penguatan etika pelayan publik, dan pendidikan karakter kewarganegaraan sebagai paket kebijakan yang terintegrasi untuk mewujudkan Indonesia yang bermartabat dan berkeadilan.