Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Fmea Dan Fta Dalam Analisis Penyebab Produk Cacat Air Minum Pada Kemasan 240ml : (Studi Kasus: PT. Swabina Gatra) Marindra Ahmad Nurdiansyah; Said Salim Dahda
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. I (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1444

Abstract

Penelitian ini berfokus dalam menganalisis masalah yang menjadi faktor esensial serta urutan risiko yang berhubungan Dengan kecacatan produk yang terjadi dalam produksi pembuatan air minum dalam kemasan 240 ml di PT Swabina Gatra. Teknik yang diterapkan adalah kombinasi antara Analisis Mode dan Efek Kegagalan (FMEA) serta Analisis Pohon Kesalahan (FTA) untuk menemukan dan mengidentifikasi sumber mendasar dari jenis kegagalan yang telah diamati. Data untuk penelitian ini diperoleh dengan cara pengamatan langsung pada lokasi produksi serta melalui pengamatan dibagian produksi serta wawancara dengan pimpinan produksi, departemen Kontrol Kualitas. Analisis berhasil mengindikasikan bahwa cacat dengan RPN tertinggi terjadi pada jenis cacat lid cup miring, dengan nilai 216. kegagalan ini diakibatkan dari masalah mesin penutup atau segel tidak presisi dan suhu pemanas yang kurang konsisten atau berubah ubah. (FTA) digunakan untuk mengetahui penyebab mendasar dalam cacatnya produk. Rekomendasi untuk perbaikan meliputi perawatan dan pengecekan rutin pada mesin penyegelan, penyaringan air, pengisian air, serta melakukan program pelatihan dan bimbingan operator mengenai pentingnya SOP, serta perawatan rutin terhadap standar peralatan produksi. Penelitian selama kerja praktek diharapkan bisa membantu perusahaan dalam memperkecil tingkat kecacatan produk serta mengembangkan kinerja dalam langkah-langkah pengendalian kualitas.
ANALISIS PENYEBAB DAN RISIKO CACAT PRODUK AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) SWA 240 ML DENGAN METODE FMEA DAN RCA PADA PT. SWABINA GATRA Marindra Ahmad Nurdiansyah; Said Salim Dahda
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/xb8bgc62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama dan prioritas risiko yang terkait dengan cacat produk selama proses produksi air minum dalam kemasan swa 240 ml di PT Swabina Gatra. Metode yang digunakan menggabungkan Failure Mode dan Effect Analysis (FMEA) dengan Root Cause Analysis (RCA) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menentukan penyebab akar permasalahan dari mode kegagalan yang diamati. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi langsung di area produksi dan wawancara dengan departemen Kontrol Kualitas. Analisis menunjukkan bahwa cacat dengan Risk Priority Number (RPN) tertinggi terjadi selama proses sealing, dengan RPN sebesar 216. Cacat ini disebabkan oleh tekanan mesin dan suhu pemanasan yang tidak stabil. Analisis RCA digunakan untuk menunjukkan bahwa penyebab utama berasal dari faktor mesin dan faktor manusia. Peningkatan perbaikan yang diusulkan meliputi kalibrasi rutin mesin sealing, pelatihan operator, dan standar daftar periksa harian untuk mesin produksi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mengurangi jumlah cacat produk dan meningkatkan efektivitas kualitas control.  Kata kunci : FMEA, RCA, Produk Cacat AMDK