Dalam Sistem distribusi tenaga listrik dapat terjadi penurunan tegangan (voltage drop) di ujung saluran akibat beban tinggi dan jarak saluran yang panjang, sehingga berdampak pada kualitas daya serta merugikan pelanggan PT PLN (Persero) ULP Adonara. Analisis perbaikan drop voltage melalui simulasi perubahan posisi tap changer pada trafo distribusi 50 kVA, 3 phasa dilakukan di area Gardu Distribusi AD41. Metode Penyesuaian posisi tap changer pada trafo distribusi dilakukan dengan pemodelan sistem distribusi dalam bentuk single line diagram, dan analisis aliran daya menggunakan perangkat lunak ETAP 19, serta model parameter data pengukuran tegangan dan beban menggunakan spesifikasi sistem distribusi untuk menentukan posisi tap trafo yang optimal. Hasil penelitian menunjukan bahwa ETAP 19 mampu digunakan untuk simulasi perbaikan drop voltage melalui perubahan tap changer dibuktikan dengan hasil analisis simulasi aliran daya. Hasil simulasi sebelum penyesuaian tap, tegangan pada sisi sekunder trafo 217 V di bawah batas standar tegangan yang diizinkan. Setelah simulasi perubahan tap changer ke posisi optimal (tap ke-3), tegangan sistem meningkat signifikan menjadi 228 V, sehingga memenuhi standar pelayanan yang berlaku. Penelitian ini memberikan kebaruan dengan memperkuat teori yang ada serta membuktikan bahwa penyesuaian tap changer berdampak positif terhadap efisiensi sistem distribusi dan pengurangan rugi-rugi daya. In electrical power distribution systems, voltage drop can occur at the end of distribution lines due to high loads and long line distances, affecting power quality and causing losses for customers of PT PLN (Persero) ULP Adonara. This study analyzes voltage drop improvement through simulations of tap changer adjustments on a 50 kVA, 3 phase distribution transformer in the AD41 Distribution Substation area. The method involves modeling the distribution system as a single line diagram and conducting power flow analysis using ETAP 19, supported by measured voltage and load data based on system specifications to determine the optimal transformer tap position. The results show that ETAP 19 can be used to simulate voltage drop improvement through tap changer adjustments, as demonstrated by power flow analysis results. Prior to adjustment, the transformer secondary voltage was 217 V, below the permissible standard. After adjusting the tap changer to the optimal position (tap-3), the voltage increased to 228 V, meeting applicable service standards. This study provides novelty by reinforcing existing theories and demonstrating that tap changer adjustments positively impact distribution system efficiency and reduce power losses.