Zulfiani Ainur Rohmah
MtsN 2 Pasuruan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI GURU PAI DALAM MENANAMKAN NILAI MULTIKULTURAL BERBASIS COOPERATIVE LEARNING Zulfiani Ainur Rohmah
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.10809

Abstract

This study aims to describe and analyze the planning, implementation, and evaluation of Cooperative Learning-based learning in instilling multicultural values ​​at SMA Negeri 1 Bangun Rejo, Central Lampung. The main problem in this study is the potential for differences in views among students with diverse backgrounds. This study uses a qualitative approach with field research and case studies. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that: (1) planning is carried out through the preparation of teaching modules that integrate the values ​​of tolerance and unity; (2) implementation is carried out through the formation of heterogeneous groups and active discussions; (3) evaluation includes the assessment of social attitudes such as cooperation and responsibility. The conclusion of this study shows that the Cooperative Learning strategy is effective in instilling multicultural values ​​through active and collaborative learning. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran berbasis Cooperative Learning dalam menanamkan nilai-nilai multikultural di SMA Negeri 1 Bangun Rejo Lampung Tengah. Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya potensi perbedaan pandangan di antara peserta didik yang memiliki latar belakang beragam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan dilakukan melalui penyusunan modul ajar yang mengintegrasikan nilai toleransi dan persatuan; (2) pelaksanaan dilakukan melalui pembentukan kelompok heterogen dan diskusi aktif; (3) evaluasi mencakup penilaian sikap sosial seperti kerja sama dan tanggung jawab. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Cooperative Learning efektif dalam menanamkan nilai-nilai multikultural melalui pembelajaran yang aktif dan kolaboratif.  
PENGARUH KREATIVITAS, STRATEGI PEMASARAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA PENDIDIKAN TATA BOGA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Yogi Setiawan; Zulfiani Ainur Rohmah
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i1.8976

Abstract

Higher education is currently required to produce graduates who are not only job-oriented but also capable of creating independent business opportunities, particularly in the dynamic culinary sector. This research is motivated by the urgency of developing innovative human resources by strengthening entrepreneurial interest among students. The main focus of this study is to analyze how creativity and marketing strategy variables contribute to entrepreneurial interest among Culinary Arts Education students at Medan State University. The method used is a literature review by analyzing ten relevant national journal articles indexed in Google Scholar, DOAJ, and Sinta. The research process includes theoretical review and secondary data synthesis to validate the relationship between variables. The research findings indicate that creativity and marketing strategy significantly influence entrepreneurial interest. Creativity enables students to produce unique culinary product innovations, while an understanding of effective marketing strategies helps in targeted promotion and market penetration. In conclusion, the synergy between creative abilities and marketing competencies is a determinant factor in shaping entrepreneurial intentions, so the higher education curriculum needs to comprehensively integrate both aspects to prepare graduates who are ready to compete in the culinary industry. ABSTRAK Pendidikan tinggi saat ini dituntut untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha mandiri, khususnya dalam sektor kuliner yang dinamis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi pengembangan sumber daya manusia yang inovatif melalui penguatan minat berwirausaha di kalangan mahasiswa. Fokus utama studi ini adalah menganalisis bagaimana variabel kreativitas dan strategi pemasaran berkontribusi terhadap minat berwirausaha mahasiswa Pendidikan Tata Boga di Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (literature review) dengan menganalisis sepuluh artikel jurnal nasional relevan yang terindeks pada Google Scholar, DOAJ, dan Sinta. Proses penelitian mencakup penelaahan teoretis dan sintesis data sekunder untuk memvalidasi hubungan antar variabel. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kreativitas dan strategi pemasaran secara signifikan memengaruhi minat berwirausaha. Kreativitas memungkinkan mahasiswa menghasilkan inovasi produk kuliner yang unik, sementara pemahaman strategi pemasaran yang efektif membantu dalam promosi dan penetrasi pasar yang tepat sasaran. Kesimpulannya, sinergi antara kemampuan kreatif dan kompetensi pemasaran merupakan faktor determinan dalam membentuk intensi kewirausahaan, sehingga kurikulum pendidikan tinggi perlu mengintegrasikan kedua aspek tersebut secara komprehensif guna mempersiapkan lulusan yang siap bersaing dalam industri tata boga.