Muhammad Fiqri
Universitas Muhammadiyah Bima

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penanaman Sikap Sosial-Religius Santri melalui Budaya Bahasa dan Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Kota Bima   Ulfa Dian; Muhammad Fiqri; Ruslan
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i2.10285

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi internalisasi nilai-nilai sosial-religius dalam pembentukan karakter santri di lingkungan pesantren melalui budaya bahasa dan pendidikan karakter. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana budaya bahasa dan pendidikan karakter berkontribusi dalam proses penanaman sikap sosial-religius santri di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Kota Bima. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi budaya bahasa serta pendidikan karakter dalam membentuk sikap sosial-religius santri di lingkungan pesantren tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya bahasa yang diterapkan melalui komunikasi yang santun, religius, dan penuh penghormatan kepada guru berperan signifikan dalam membentuk kebiasaan sosial santri yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Selain itu, pendidikan karakter yang diwujudkan melalui keteladanan guru, pembiasaan ibadah, serta penguatan literasi religius mampu menginternalisasikan nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, budaya bahasa dan pendidikan karakter memiliki peran strategis dalam membentuk sikap sosial-religius santri secara berkelanjutan di lingkungan pesantren.