Guru dan orang tua mempunyai tanggung jawab untuk mengajarkan ilmu agama kepada anak. Guru mempunyai posisi yang sangat penting dalam pendidikan, begitu juga orang tua yang menduduki posisi penting dalam keluarga. Dalam pembelajaran Al-Quran pada anak tentu memerlukan dukungan dan motivasi agar dapat menggugah semangat belajar anak. Dalam hal ini sangat dibutuhkan peran orang tua dan guru dalam mendukung pembelajaran Al-Quran.Rumusan Masalah pada penelitian ini adalah bagaimana peran guru dalam mendukung pembelajaran Al-Quran?, bagaimana peran dalam mendukung pembelajaran Al-Quran?, dan hambatan dalam mendukung pembelajaran Al- Quran pada anak di TPQ Al Mawaddah SMPN 2 Kolaka?. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam mendukung pembelajaran Al- Quran, mendeskripsikan peran orang tua dalam mendukung pembelajaran Al- Quran, serta mengidentifikasi hambatan orang tua dan guru dalam mendukung pembelajaran Al-Quran pada anak di TPQ Al Mawaddah SMPN 2 Kolaka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, sumber datanya yaitu orang tua dan guru, dengan menggunakan tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun pengujian keabsahan data melalui penarikan kesimpulan dan verifikasi. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa peran strategis orang tua yaitu, sebagai motivator, fasioitator, mitra, dan sebagai supervisor. Peran strategis guru dalam mendukung pembelajaran Al-Quran yaitu sebagai instruktur, fasilitator, motivator, dan sebagai evaluator. Adapun hambatan dalam mendukung pembelajaran Al-Quran menurut perspektif orang tua yaitu bacaan anak yang kurang fasih, sedangkan hambatan menurut perpektif guru yaitu siswa sulit diatur dan sarana Al-Quran yang kurang memadai.