Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor Penyebab Kontaminasi Material Dengan Metode FMEA: (Studi Kasus: PT Cataler Indonesia ) Ahmad Arya Rahmadin; Fibi Eko Putra; Agus Andriyansyah
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1873

Abstract

Kontaminasi material slurry pada proses produksi dapat menyebabkan penurunan kualitas produk serta meningkatkan risiko cacat produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab kontaminasi serta menentukan prioritas perbaikan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Fishbone Diagram, dan analisis 5W+1H. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan leader produksi, serta dokumentasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab kontaminasi berasal dari aspek manusia, metode, mesin, material, dan lingkungan. Berdasarkan analisis FMEA, diperoleh nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi pada faktor kebersihan alat dan prosedur kerja yang tidak konsisten. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada peningkatan standar operasional prosedur (SOP), pelatihan operator, serta pengendalian lingkungan produksi. Implementasi perbaikan diharapkan mampu menurunkan risiko kontaminasi secara signifikan.