Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan perencanaan persediaan spare part pada PLTU PT. XYZ melalui penerapan metode peramalan berbasis time series menggunakan metode ARIMA dan Croston. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah terjadinya risiko overstock dan stockout akibat proses perencanaan persediaan yang belum optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data historis permintaan spare part ring dan bearing selama 22 bulan, yaitu periode Januari 2024 hingga Oktober 2025. Sebelum proses pengolahan dilakukan, analisis data melalui ploting untuk mengidentifikasi karakteristik pola permintaan sehingga pemilihan metode dilakukan secara objektif berdasarkan kondisi data aktual. Metode ARIMA diterapkan pada sparepart ring karena memiliki pola data yang mendekati karakteristik stasioner maupun non-stasioner, sedangkan metode Croston digunakan pada sparepart bearing karena mempunyai pola permintaan intermittent atau lumpy dengan adanya nilai nol pada beberapa periode. Pengolahan data dilakukan menggunakan software MINITAB 22 dengan evaluasi hasil keakuratan peramalan menggunakan indikator Mean Squared Error (MSE), Mean Absolute Deviation (MAD), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) untuk metode Croston, sedangkan metode ARIMA memperhatikan plot ACF dan PACF. Sementara itu, metode Croston dengan parameter alpha (α) sebesar 0,5 menghasilkan performa terbaik untuk spare part bearing dengan nilai MAPE sebesar 22,77% yang termasuk kategori reasonable forecast. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan metode forecast yang sesuai dengan karakteristik data mampu meningkatkan efektivitas perencanaan persediaan sparepart sehingga dapat dijadikan dasar pertimbangan perusahaan dalam pengambilan keputusan pengadaan dan pengelolaan persediaan secara lebih optimal.