Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Psikologis dan Sosial Kecanduan TikTok: Studi pada Mahasiswa Sosiologi Universitas Nusa Cendana Angkatan 2021 dan 2024 Irma Angelika Blegur; Yosep E Jelahut; Lenny S Bire Manoe; Hotlif A Nope
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak psikologis dan sosial dari kecanduan TikTok pada mahasiswa Program Studi Sosiologi Universitas Nusa Cendana angkatan 2021 dan 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang menggunakan TikTok lebih dari lima jam per hari. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan mengacu pada teori Uses and Gratifications. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecanduan TikTok menimbulkan dampak psikologis berupa fear of missing out (FoMO) dan gangguan konsentrasi yang berpengaruh pada penurunan produktivitas akademik. Dari sisi sosial, ditemukan penurunan interaksi langsung serta pergeseran relasi ke komunitas virtual yang cenderung kurang mendalam secara emosional. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan TikTok tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan dan informasi, tetapi juga sebagai medium pembentukan keterikatan sosial dan identitas digital yang berpotensi menimbulkan ketergantungan. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan kemampuan regulasi diri dalam penggunaan media sosial agar mahasiswa mampu menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik, kehidupan sosial, dan penggunaan media digital secara bijak.
Ketidakpatuhan Pengemudi Angkutan Manusia terhadap Izin Trayek: Analisis Faktor Ekonomi pada Rute Terminal Kupang–Terminal Baumata Adriani Missa; Hildigardis M I Nahak; Jeni M Ataupah; Yosep E Jelahut
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1594

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji faktor penyebab ketidakpatuhan pengemudi angkutan manusia terhadap izin trayek pada rute Terminal Kupang–Terminal Baumata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan 8 pengemudi dan 2 petugas Dinas Perhubungan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakpatuhan dipengaruhi oleh faktor ekonomi, terutama biaya operasional dan jarak tempuh trayek. Biaya bahan bakar, perawatan kendaraan, serta waktu tunggu di terminal yang minim penumpang membuat pengemudi tidak selalu mengikuti trayek secara penuh. Selain itu, penumpang lebih banyak tersebar di luar terminal, sehingga pengemudi memilih mengambil penumpang di titik tertentu untuk menjaga pemasukan harian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketidakpatuhan berkaitan dengan kondisi operasional yang tidak seimbang secara ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian kebijakan trayek yang lebih sesuai dengan kondisi lapangan.
Eksistensi Praktik Minum Kopi sebagai Konstruksi Identitas Sosial dalam Relasi Masyarakat Desa Lenda, Kabupaten Manggarai Angelina Dewi Anggraini Pagung; Lasarus Jehamat; Herman Y Utang; Yosep E Jelahut
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi praktik minum kopi dalam konstruksi identitas sosial dan relasi sosial masyarakat di Desa Lenda, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap 10 informan yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan tematik dengan mengintegrasikan teori identitas sosial dan konsep habitus sebagai kerangka analitis utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik minum kopi tidak sekadar merupakan aktivitas konsumsi, melainkan berfungsi sebagai praktik sosial yang terlembagakan dalam kehidupan masyarakat. Praktik ini berperan sebagai medium pembentukan dan penguatan relasi sosial, sekaligus sebagai mekanisme reproduksi identitas kolektif yang berlangsung secara berkelanjutan. Selain itu, praktik minum kopi juga berfungsi sebagai norma sosial yang mengatur interaksi antarindividu, khususnya dalam konteks penerimaan tamu dan interaksi komunitas. Penelitian ini memperkenalkan konsep embodied social identity practice, yang menunjukkan bahwa identitas sosial tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga diwujudkan dalam praktik keseharian yang bersifat habitual dan performatif. Temuan ini memberikan kontribusi teoritik dalam pengembangan kajian sosiologi budaya dan konsumsi, khususnya dalam memahami hubungan antara praktik sosial, identitas kolektif, dan struktur sosial dalam masyarakat pedesaan.