Penelitian ini bertujuan mengkaji faktor penyebab ketidakpatuhan pengemudi angkutan manusia terhadap izin trayek pada rute Terminal Kupang–Terminal Baumata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan 8 pengemudi dan 2 petugas Dinas Perhubungan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakpatuhan dipengaruhi oleh faktor ekonomi, terutama biaya operasional dan jarak tempuh trayek. Biaya bahan bakar, perawatan kendaraan, serta waktu tunggu di terminal yang minim penumpang membuat pengemudi tidak selalu mengikuti trayek secara penuh. Selain itu, penumpang lebih banyak tersebar di luar terminal, sehingga pengemudi memilih mengambil penumpang di titik tertentu untuk menjaga pemasukan harian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketidakpatuhan berkaitan dengan kondisi operasional yang tidak seimbang secara ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian kebijakan trayek yang lebih sesuai dengan kondisi lapangan.
Copyrights © 2026