Novi Irwansyah
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Tangerang Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai Sosial Dalam Antologi Puisi Pahlawan dan Tikus: Kajian Sosiologi Sastra Muhammad Heru Adriansyah; Pramisdi Winato Saputro; Novi Irwansyah; Rifa’atussalwa Hayati
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial dalam antologi puisi Pahlawan dan Tikus karya Ahmad Mustofa Bisri melalui pendekatan sosiologi sastra Wellek dan Warren. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi melalui pembacaan heuristik dan hermeneutik. Sumber data penelitian berupa larik dan kutipan puisi yang mengandung nilai sosial, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan teknik baca-catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antologi puisi Pahlawan dan Tikus mengandung berbagai nilai sosial, seperti tanggung jawab, kepedulian sosial, religiusitas, dan perjuangan. Nilai-nilai tersebut direpresentasikan melalui kritik sosial terhadap berbagai persoalan masyarakat, seperti korupsi, ketidakadilan, penyalahgunaan kekuasaan, dan menurunnya solidaritas sosial. Pendekatan sosiologi sastra Wellek dan Warren memperlihatkan hubungan antara latar belakang pengarang, respons pembaca, dan isi karya sastra sebagai cerminan realitas sosial masyarakat Indonesia. Penelitian ini menunjukkan bahwa puisi tidak hanya berfungsi sebagai karya estetis, tetapi juga sebagai media refleksi sosial dan moral yang relevan dengan dinamika kehidupan masyarakat kontemporer.
Analisis Campur Kode dan Alih Kode dalam Podcast Endgame Episode “Pendidikan Lebih Penting dari Uang” Helman Sitohang dan Gita Wirjawan Muhammad Shofi Alfiyani; Widya Gusvita; Novi Irwansyah
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i3.1706

Abstract

Fenomena penggunaan dua bahasa dalam komunikasi digital semakin banyak ditemukan pada media podcast, Khususnya dalam bentuk campur kode dan alih kode. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk campur kode dan alih kode yang muncul dalam episode Podcast Endgame berjudul “Pendidikan Lebih Penting daripada Uang”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung campur kode dan alih kode dalam podcast tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat dengan cara menonton, mendengarkan, mentranskripsikan, serta mengidentifikasi tuturan yang mengandung fenomena kebahasaan. Teknik analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan bentuk-bentuk campur kode dan alih kode berdasarkan teori sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Podcast Endgame terdapat bentuk campur kode berupa kata, frasa, dan klausa, yang didominasi oleh penyisipan unsur bahasa Inggris ke dalam tuturan berbahasa Indonesia. Ditemukan pula bentuk alih kode internal dan alih kode eksternal yang terjadi karena perubahan topik pembicaraan, tujuan komunikasi, dan penyesuaian terhadap profesional. Penggunaan campur kode dan alih kode dalam podcast tersebut menunjukkan adanya praktik bilingualisme dalam komunikasi digital modern.