Johny Taroreh
Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Manado, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS BISNIS CAPTIKUS DI DESA TONDEI KECAMATAN MOTOLING BARAT KABUPATEN MINAHASA SELATAN Rivaldo Kumayas; Johny Taroreh; Edwin Wantah
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.11599

Abstract

ABSTRACT Captikus is a traditional Minahasan beverage that holds economic and cultural value for local communities. However, studies on the development of Captikus businesses that integrate business management and local wisdom remain limited, resulting in a lack of adequate management strategies. This study aims to analyze Captikus business practices in Tondei Village, South Minahasa Regency, and identify its development potential and challenges. A descriptive qualitative approach was employed through observations and interviews with 10 informants consisting of Captikus producers, community leaders, and individuals knowledgeable about Captikus production and marketing activities. Data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that Captikus production is still carried out through traditional methods by utilizing local knowledge in raw material selection, palm sap tapping, and processing practices. Marketing activities are still dominated by local networks and word-of-mouth promotion, while business management is not yet supported by systematic financial record-keeping. The main challenges include limited capital, fluctuations in raw material availability, low managerial capacity, and business legality issues. On the other hand, Captikus has considerable development potential through institutional strengthening, product diversification, business legalization, and the utilization of digital marketing based on local cultural values. This study concludes that Captikus has the potential to be developed as a local wisdom-based MSME that can increase community income while preserving Minahasan cultural heritage. The findings provide a foundation for formulating sustainable local economic development strategies. ABSTRAK Captikus merupakan minuman tradisional khas Minahasa yang memiliki nilai ekonomi dan budaya bagi masyarakat lokal. Namun, kajian mengenai pengembangan usaha Captikus yang mengintegrasikan aspek bisnis dan kearifan lokal masih terbatas sehingga strategi pengelolaannya belum terdokumentasi secara memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik bisnis Captikus di Desa Tondei, Kabupaten Minahasa Selatan, serta mengidentifikasi potensi dan kendala pengembangannya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara terhadap 10 informan yang terdiri atas pelaku usaha Captikus, tokoh masyarakat, dan pihak yang memahami aktivitas produksi serta pemasaran Captikus. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi Captikus masih dilakukan secara turun-temurun dengan memanfaatkan pengetahuan lokal dalam pemilihan bahan baku, penyadapan nira, dan proses pengolahan. Pemasaran masih didominasi jaringan lokal dan promosi dari mulut ke mulut, sementara pengelolaan usaha belum didukung pencatatan keuangan yang sistematis. Kendala utama meliputi keterbatasan modal, fluktuasi bahan baku, rendahnya kapasitas manajerial, dan permasalahan legalitas usaha. Di sisi lain, Captikus memiliki peluang pengembangan melalui penguatan kelembagaan usaha, diversifikasi produk, legalisasi usaha, serta pemanfaatan pemasaran digital berbasis budaya lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Captikus berpotensi dikembangkan sebagai UMKM berbasis kearifan lokal yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian budaya Minahasa. Temuan penelitian memberikan dasar bagi penyusunan strategi penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
ANALISIS PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN ADMINISTRASI DI SMA Febrianija Br Tarigan; Jenny Nancy Kaligis; Johny Taroreh
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i2.10696

Abstract

ABSTRACT The quality of school administrative services plays an important role in supporting the effectiveness of educational management and the satisfaction of school stakeholders, as it directly affects the smooth implementation of academic and non-academic activities. This study aims to analyze the quality of administrative services, identify the obstacles encountered, and describe efforts to improve services at SMA Negeri 1 Tomohon. The study employed a descriptive qualitative approach using observation, in-depth interviews, and Focus Group Discussions (FGD) for data collection. The research informants consisted of the principal, administrative staff, teachers, students, and parents as users of school administrative services. This approach enabled the researcher to obtain a comprehensive understanding of the actual conditions of administrative services from various perspectives. The findings revealed that the administrative services had been implemented in an orderly, structured, and responsive manner according to users’ needs. However, the main obstacles were the limited optimization of system digitalization, limited human resources, and workload fluctuations that affected service effectiveness during certain periods. Improvement efforts were carried out through regular service evaluations, the development of digital archiving systems, and the enhancement of administrative staff competencies through training. In addition, institutional commitment became an important supporting factor in promoting sustainable service improvement. Therefore, strengthening an integrated digital-based administrative system is a key strategy for creating more effective, adaptive, and user-oriented services in the modern education era. ABSTRAK Kualitas layanan administrasi sekolah memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas manajemen pendidikan dan kepuasan warga sekolah karena berpengaruh langsung terhadap kelancaran kegiatan akademik maupun nonakademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan administrasi, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta mendeskripsikan upaya peningkatan layanan di SMA Negeri 1 Tomohon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion (FGD). Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, staf administrasi, guru, siswa, dan orang tua sebagai pengguna layanan administrasi sekolah. Pendekatan ini memungkinkan peneliti memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai kondisi riil pelayanan administrasi dari berbagai perspektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan administrasi telah berjalan cukup tertib, terstruktur, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna. Namun, kendala utama masih ditemukan pada belum optimalnya digitalisasi sistem, keterbatasan sumber daya manusia, serta fluktuasi beban kerja yang memengaruhi efektivitas pelayanan pada periode tertentu. Upaya peningkatan dilakukan melalui evaluasi layanan secara berkala, pengembangan sistem pengarsipan digital, dan peningkatan kompetensi tenaga administrasi melalui pelatihan. Selain itu, komitmen kelembagaan menjadi faktor penting dalam mendukung perbaikan layanan secara berkelanjutan. Dengan demikian, penguatan sistem administrasi berbasis digital yang terintegrasi menjadi strategi utama dalam menciptakan layanan yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna di era pendidikan modern.