Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Hasil Uji Kuat Tekan Batako Menggunakan Agregat Pasir Merapi Dicampur Dengan Pasir Sungai Kedawung Irwan Efendi; Inge Anggita Sari; Olvi Pramadya Utaya Kusuma; Susilowati
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 4 No 1 (2026): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v4i1.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kuat tekan batako dengan campuran agregat pasir Merapi dan pasir Sungai Kedawung serta mengetahui pengaruh variasi komposisi terhadap mutu batako. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan variasi campuran 100% pasir Merapi, 100% pasir Sungai Kedawung, dan 50%:50%, dengan perbandingan semen dan pasir 1:4. Benda uji berupa batako padat diuji kuat tekannya pada umur 7 dan 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi campuran agregat mempengaruhi kuat tekan batako. Campuran pasir Merapi dan pasir Sungai Kedawung mampu menghasilkan kuat tekan yang cukup baik, mendekati batako dengan pasir Merapi murni. Selain itu, penggunaan pasir Sungai Kedawung sebagai campuran memberikan alternatif yang lebih ekonomis tanpa menurunkan kualitas secara signifikan. Pemanfaatan material lokal ini direkomendasikan untuk efisiensi biaya produksi.
Penggunaan Material Abu Batu dari Quary Batu Gong Sumbawa sebagai Subsitusi Pasir pada Campuran Beton Memet Laksana Wijaya; Olvi Pamadya Utaya Kusuma; Susilowati; Inge Anggitasari
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/j98y9863

Abstract

Pertumbuhan pembangunan infrastruktur di Indonesia yang menggunakan beton sebagai material utama menyebabkan peningkatan kebutuhan material penyusun beton, sementara ketersediaannya semakin terbatas. Kondisi ini mendorong perlunya inovasi teknik rekayasa beton yang ramah lingkungan namun tetap memperhatikan kekuatan dan kualitasnya. Di Kabupaten Sumbawa, ketersediaan pasir sebagai bahan agregat halus semakin berkurang, bahkan kualitasnya sering tidak memenuhi spesifikasi karena kadar lumpur melebihi 5% dan kadar organik mencapai 4–5%. Oleh karena itu, diperlukan material alternatif sebagai substitusi pasir, salah satunya abu batu yang memiliki butiran halus, seragam, dan bertekstur tajam sehingga berpotensi memperkuat ikatan dalam campuran beton. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh substitusi abu batu terhadap kuat tekan beton K- 250 dengan variasi komposisi 0%, 50%, dan 100% dari berat agregat halus. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium untuk mengetahui karakteristik material dan hasil uji kuat tekan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi 50% abu batu menghasilkan kuat tekan 240,48 kg/cm² (96,19% dari kuat tekan rencana) dan merupakan nilai terbaik, sedangkan variasi 100% abu batu menghasilkan kuat tekan terendah sebesar 206,42 kg/cm² (82,57% dari kuat tekan rencana). 
Analisis RAB pada Proyek Revitalisasi Pagar Benteng Amsterdam dengan AHSP 2022 dan 2024 Mirna Nurohmawati; Inge Anggitasari; Susilowati; Olvi Pamadya Utaya Kusuma
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/k1pq1s07

Abstract

 Benteng Amsterdam memerlukan revitalisasi berupa pemugaran pagar sepanjang 300 meter dengan tinggi 1,5 meter. Dalam proses pemugaran tersebut, penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) menjadi hal yang sangat penting. Untuk mengetahui besarnya anggaran biaya pembangunan pagar Benteng Amsterdam menggunakan metode Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) tahun 2022 dan 2024, serta mengetahui selisih anggaran biaya antara kedua metode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan biaya antara AHSP 2022 dan AHSP 2024 pada masing-masing jenis pekerjaan. Pada pekerjaan persiapan, pondasi, plesteran, dan pengecatan, AHSP 2024 menghasilkan biaya yang lebih rendah dibandingkan AHSP 2022. Namun, pada pekerjaan pasangan dan beton, biaya menggunakan AHSP 2024 justru lebih tinggi. Perbedaan ini disebabkan oleh variasi nilai koefisien tenaga kerja, bahan, serta perubahan komponen material dalam masing-masing standar. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa total anggaran menggunakan AHSP 2022 sebesar Rp 682.475.917,12, sedangkan dengan AHSP 2024 sebesar Rp 668.425.595,55. Terdapat selisih sebesar Rp 14.050.321,56 atau sekitar 0,021%, yang menunjukkan bahwa AHSP 2024 menghasilkan anggaran yang lebih rendah dan dinilai lebih efisien untuk proyek ini. 
Analisis Struktur Baja Gable Frame dengan Metode Analisis Langsung (Direct Analysis Method) Solechan; Olvi Pamadya Utaya Kusuma; Susilowati; Inge Anggitasari
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 4 No 1 (2026): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v4i1.305

Abstract

Perkembangan infrastruktur energi di Indonesia menuntut perancangan gudang material PLTD yang aman dan stabil. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja struktur baja gable frame, mengevaluasi kapasitas elemen struktur, serta memastikan kesesuaian terhadap persyaratan kekuatan, stabilitas, dan kemampuan layan berdasarkan SNI terbaru. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pemodelan tiga dimensi menggunakan SAP2000 V22 serta penerapan Metode Analisis Langsung (Direct Analysis Method) sesuai SNI 1729:2020. Pembebanan mencakup beban mati, hidup, hujan, angin, dan gempa dengan kombinasi LRFD. Hasil analisis menunjukkan simpangan gempa maksimum 98,1 mm di bawah batas izin 120 mm, koefisien stabilitas 0,084 di bawah batas 0,167, dan defleksi rafter 85,44 mm di bawah batas lendutan 95,16 mm. Nilai DCR tertinggi 0,929 pada elemen bracing masih di bawah batas 1,0. Kesimpulannya, struktur baja gable frame dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan kekuatan, stabilitas, dan kemampuan layan sesuai ketentuan SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, dan SNI 1729:2020.
Strategi Mitigasi Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) pada Proyek Pembangunan Villa X2 Berawa, Bali Prasetia Suryana; Inge Anggitasari; Monica Dewi; Susilowati
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 4 No 1 (2026): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v4i1.309

Abstract

Industri konstruksi memiliki karakteristik pekerjaan dinamis, penggunaan alat dan material beragam, serta aktivitas di area terbuka maupun ketinggian yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi kecelakaan kerja (failure mode), menilai tingkat risiko berdasarkan Risk Priority Number (RPN), serta merumuskan strategi mitigasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Pembangunan Villa X2 di Berawa, Bali. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Penilaian risiko menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dengan parameter Severity, Occurrence, dan Detection yang dinilai oleh 15 responden. Hasil penelitian menemukan 18 potensi bahaya dengan kategorisasi RPN: 8 risiko rendah, 2 sedang, 3 tinggi, dan 5 sangat tinggi. Lima risiko prioritas tertinggi meliputi pengoperasian pompa pengurasan galian (224), pemadatan tanah (210), pemotongan sisa batu/beton (210), pemasangan struktur lantai tinggi (300), dan pengecoran beton (280). Pengendalian yang berjalan masih dominan administratif dan APD, sehingga diperlukan penguatan rekayasa teknis, prosedur aman, inspeksi peralatan, pelatihan, pemantauan, dan disiplin APD.