Nur Fitria Leksonowati
Politeknik Negeri Batam

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Rotary Biokomposter dalam Pengolahan Limbah Organik Pertanian Kelompok Tani Harapan Sukses Kec. Sekupang Nur Fitria Leksonowati; Nurman Pamungkas; Meilani Manurung; Hendra Butar-Butar; Ninda Batubara; Adi Syahputra Purba; Windy Stefani; Ita Wijayanti; Kholilur Rahman; Efraim Tambunan
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i2.25498

Abstract

Limbah organik pertanian yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan penumpukan residu, gangguan sanitasi lingkungan, serta berkurangnya potensi pemanfaatan bahan organik sebagai pembenah tanah. Permasalahan ini juga dihadapi oleh Kelompok Tani Harapan Sukses di Kecamatan Sekupang, Kota Batam, terutama karena kegiatan pertanian menghasilkan sisa tanaman hortikultura yang belum diolah secara optimal. Selain itu, kondisi tanah ultisol yang cenderung masam dan rendah unsur hara membutuhkan dukungan bahan organik secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi rotary biokomposter sebagai alat bantu pengolahan limbah organik pertanian menjadi kompos. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berbasis Project Based Learning (PBL), yang meliputi observasi lapangan, identifikasi kebutuhan mitra, desain dan fabrikasi alat, pelatihan pengoperasian, simulasi penggunaan, serta penyerahan alat kepada mitra. Rotary biokomposter dirancang dengan komponen utama berupa drum berputar, blade pengaduk, rangka penopang, lubang aerasi, sistem pengunci, dan mekanisme putar untuk mendukung pencampuran bahan organik secara lebih merata. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat berhasil difabrikasi, diuji secara fungsional, dan diserahkan kepada Kelompok Tani Harapan Sukses. Mitra juga memperoleh pelatihan mengenai pengisian bahan organik, proses pengadukan, aerasi, serta perawatan alat. Implementasi ini memberikan alternatif teknologi sederhana bagi petani untuk mengolah limbah organik secara mandiri dan mendukung pemanfaatan kompos sebagai bahan pembenah tanah. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan lanjutan, evaluasi kualitas kompos, serta pengujian penerapan kompos pada lahan pertanian mitra.