Rhohis Kurniawan
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN DAKWAH PONDOK PESANTREN QURROTA AYUN CONDET DALAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DI ERA DISRUPSI Rhohis Kurniawan; Cecep Castrawijaya
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 16 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v16i2.22420

Abstract

Era disrupsi digital telah mengubah lanskap pendidikan Islam, termasuk pondok pesantren, yang dituntut untuk beradaptasi agar tetap relevan dan berdaya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen dakwah Pondok Pesantren Qurrota Ayun Condet dalam mengembangkan kewirausahaan santri sebagai upaya membangun kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat peran dakwah Islam di era disrupsi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik dengan teknik triangulasi sumber dan member checking untuk menjaga validitas hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen dakwah Pondok Pesantren Qurrota Ayun Condet menerapkan strategi terencana dalam pengembangan kewirausahaan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi berbasis digital. Pesantren mengintegrasikan nilai-nilai Islami dalam kegiatan usaha dan program dakwah, seperti kejujuran, amanah, dan tanggung jawab, sehingga kewirausahaan menjadi media dakwah bil hal dan pembentukan karakter santri. Program dakwah unggulan yang dikembangkan meliputi dakwah ekonomi melalui unit usaha kreatif, koperasi pesantren, jasa laundry, dan produksi konten digital dakwah. Implementasi teknologi informasi, kolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta, serta pembelajaran berbasis praktik menjadi faktor utama keberhasilan program dakwah dan kewirausahaan. Namun demikian, tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan SDM, modal, dan adaptasi teknologi. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan model manajemen dakwah dan kewirausahaan pesantren yang integratif dan berkelanjutan di era digital.
Strategi Pemasaran Dakwah melalui Media Digital dalam Menarik Minat Masyarakat Belajar Agama Islam Rhohis Kurniawan; Cecep Castrawijaya
Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2025): Meyarsa Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/meyarsa.v6i1.18795

Abstract

Digital transformation has presented great challenges and opportunities in the spread of Islamic da'wah, especially in reaching the millennial and Z generations who are very active in the digital world. The urgency of this topic lies in the need for a da'wah strategy that is adaptive and relevant to technological developments and the information consumption behavior of modern society. This research aims to examine the marketing strategy of da'wah through digital media in attracting people to study Islam. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques based on library research, as well as content analysis of relevant literature and academic documentation. The results of the study show that effective digital da'wah marketing strategies include audience segmentation, edutainment-based content development, strategic use of social media platforms, and technology-based learning personalization. Digital media is proven to increase accessibility, interactivity, and audience engagement in Islamic learning. This study concludes that structured and innovative digital da'wah can expand the reach of Islamic propagation while strengthening the spiritual understanding of modern society. Further studies are recommended to explore the effectiveness of specific platforms through empirical approaches and direct engagement with users.