Naila Nurazizah
Pendidikan Agama Islam,Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONSEP PEMIKIRAN AHLUSSUNNAH DALAM MENAVIGASI PENDIDIKAN TOLERANSI Muhamad Fatih Al Farizy; Zahra Nur Fadzilah; Naila Nurazizah; Muhamad Kharismaning Jagad Raya; Nabila Deslara Diva Aulya Rizky; Anisah Eka Dewi Saputri; Fauzi Annur
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i4.11467

Abstract

ABSTRACT The increasing occurrence of social conflict, intolerance, group fanaticism, and the spread of hoaxes through digital media has become a serious challenge in multicultural societies in the modern era. This condition highlights the importance of tolerance education in fostering moderate, inclusive, and harmonious attitudes in both religious and social life. This study aims to analyze the concept of Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) thought in navigating tolerance education through the values of Islamic moderation. This research employed a literature study method by reviewing scientific journals, previous studies, books, and other relevant references related to the concept of Aswaja and tolerance education. The findings reveal that Aswaja thought is built upon the principle of balance (wasathiyah) between aqidah, fiqh, and Sufism based on Ash‘ariyah and Maturidiyah theology. Core values such as tawassuth, tawazun, tasamuh, and i‘tidal serve as the foundation for developing tolerant, moderate, fair, and respectful attitudes toward differences. Furthermore, the concept of tolerance in Aswaja is considered relevant to Indonesia’s plural society because it can strengthen unity, social harmony, and prevent conflict, discrimination, and intolerance in the digital era. ABSTRAK Meningkatnya konflik sosial, intoleransi, fanatisme kelompok, serta penyebaran hoaks melalui media digital menjadi tantangan serius dalam kehidupan masyarakat multikultural di era modern. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pendidikan toleransi yang mampu membangun sikap moderat, inklusif, dan harmonis dalam kehidupan beragama maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pemikiran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam menavigasi pendidikan toleransi melalui nilai-nilai moderasi Islam. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, buku, serta referensi relevan yang berkaitan dengan konsep Aswaja dan pendidikan toleransi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Aswaja dibangun atas prinsip keseimbangan (wasathiyah) antara aqidah, fiqih, dan tasawuf yang berlandaskan pada aqidah Asy’ariyah dan Maturidiyah. Nilai-nilai utama seperti tawassuth, tawazun, tasamuh, dan i’tidal menjadi dasar dalam membangun sikap toleran, moderat, adil, dan menghargai perbedaan. Selain itu, konsep toleransi Aswaja relevan diterapkan dalam masyarakat Indonesia yang plural karena mampu memperkuat persatuan, keharmonisan sosial, serta mencegah konflik, diskriminasi, dan sikap intoleransi di era digital.