Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Skrining Kesehatan Dasar sebagai Upaya Deteksi Dini Status Gizi dan Tekanan Darah pada Siswa SMA 8 Muhammadiyah Kisaran Wahidah Wahidah; Icmi Ikhtiari Nanjar; Fahnidar Rahmah; Fauziah Fauziah
Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Desember
Publisher : FKM UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/shihatuna.v5i2.28596

Abstract

Adolescent health problems have become increasingly complex due to a shift from infectious diseases to non-communicable diseases (NCDs), which often begin during school age, with nutritional status and blood pressure serving as key risk indicators. This community service activity aimed to describe the nutritional status and blood pressure profile of students at SMA 8 Muhammadiyah Kisaran as an effort for early detection of NCD risk. A descriptive study design with a basic health screening approach was employed, involving cross-sectional measurements of Body Mass Index (BMI) and blood pressure among 91 students selected through total sampling. The results showed that most students had normal nutritional status (47.3%); however, notable proportions were classified as underweight (19.8%), overweight (22.0%), and obese (11.0%). Cases of prehypertension and hypertension were more frequently observed among students with overweight and obese BMI categories. These findings indicate a tendency toward increased risk of blood pressure disorders as BMI increases in adolescents. In conclusion, basic health screening is an effective tool for mapping adolescent health risks and provides an important foundation for planning school-based promotive and preventive health programs. Therefore, routine screening integrated with nutrition education, physical activity promotion, and appropriate health follow-up for at-risk students is strongly recommended
Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Menular pada Masyarakat Kawasan Pesisir Wahidah Wahidah; Motris Pamungkas; Farida Umamy; Shofiyyahina Shofiyyahina; Fiorentina Fiorentina
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.1998

Abstract

Penyakit menular masih menjadi masalah kesehatan utama, terutama pada masyarakat pesisir yang memiliki keterbatasan akses air bersih dan sanitasi. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu pendekatan penting dalam upaya pencegahan penyakit menular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara PHBS dengan perilaku pencegahan penyakit menular pada masyarakat kawasan pesisir. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat pesisir di Kabupaten Medan, dengan jumlah sampel sebanyak 136 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Variabel independen adalah PHBS, sedangkan variabel dependen adalah perilaku pencegahan penyakit menular. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square serta perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara PHBS dengan perilaku pencegahan penyakit menular (p-value = 0,001). Responden dengan PHBS baik memiliki peluang 4,243 kali lebih besar untuk memiliki perilaku pencegahan yang tinggi dibandingkan dengan responden dengan PHBS kurang baik. Temuan ini menunjukkan bahwa PHBS memiliki peran penting dalam membentuk perilaku pencegahan penyakit menular, terutama pada masyarakat pesisir yang memiliki kerentanan lingkungan lebih tinggi. PHBS dapat menjadi pendekatan strategis dalam upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko penyakit menular melalui perubahan perilaku kesehatan masyarakat.