Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Menular pada Masyarakat Kawasan Pesisir Wahidah Wahidah; Motris Pamungkas; Farida Umamy; Shofiyyahina Shofiyyahina; Fiorentina Fiorentina
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.1998

Abstract

Penyakit menular masih menjadi masalah kesehatan utama, terutama pada masyarakat pesisir yang memiliki keterbatasan akses air bersih dan sanitasi. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu pendekatan penting dalam upaya pencegahan penyakit menular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara PHBS dengan perilaku pencegahan penyakit menular pada masyarakat kawasan pesisir. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat pesisir di Kabupaten Medan, dengan jumlah sampel sebanyak 136 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Variabel independen adalah PHBS, sedangkan variabel dependen adalah perilaku pencegahan penyakit menular. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square serta perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara PHBS dengan perilaku pencegahan penyakit menular (p-value = 0,001). Responden dengan PHBS baik memiliki peluang 4,243 kali lebih besar untuk memiliki perilaku pencegahan yang tinggi dibandingkan dengan responden dengan PHBS kurang baik. Temuan ini menunjukkan bahwa PHBS memiliki peran penting dalam membentuk perilaku pencegahan penyakit menular, terutama pada masyarakat pesisir yang memiliki kerentanan lingkungan lebih tinggi. PHBS dapat menjadi pendekatan strategis dalam upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko penyakit menular melalui perubahan perilaku kesehatan masyarakat.
The Effect Of Giving Nutmeg Fruit On Diarrhea For Toddlers Aged 1-5 Years At Syahruddin Clinic Wahidah; Motris Pamungkas; Farida Umamy
Benih : Journal of Midwifery Vol. 4 No. 02 (2025): Benih : Journal of Midwifery
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/benih.v4i02.488

Abstract

  Penyebab utama kematian pada penderita diare adalah kekurangan cairan dan elektrolit (dehidrasi) melalui feses berbentuk lembek sampai cair dan apabila dibiarkan dapat mengakibatkan tubuh tidak dapat berfungsi secara normal (Hospital Care for Children, 2016). Penelitian dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui efektivitas buah pala terhadap diare pada balita usia di Puskesmas Mutiara. Jenis penelitian ini adalah pre – eksperimental design with out control. Subjek penelitian ini berjumlah 20 balita usia 1-5 tahun yang mengalami diare. Instrumen penelitian berupa pemberian buah pala pre test dan post tes. Teknik analisa yang digunakan adalah uji wilcoxon yang diselesaikan program SPSS. Hasil penelitian menunjukan terdapat efektivitas buah pala terhadap diare. Hasil analisa data diketahui bahwa sebelum diberikan perlakuan jumlah balita yang mengalami diare yaitu 20 responden atau 100% dan setelah diberikan perlakuan buah pala terjadi perubahan kejadian BAB menjadi normal pada balita yaitu 15 responden atau 75% dengan nilai asymp. Sig 0,000 (< 0,05). Merujuk dari hasil analisa data dan temuan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa efektivitas buah pala berpengaruh terhadap diare pada balita.