Muhammad Suwignyo Prayogo
Universitas Negeri Islam Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGGUNAAN ALAT PERAGA SISTEM PENCERNAAN MANUSIA PADA PELAJARAN IPA KELAS 5 DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DI MI AL-BAROKAH AJUNG JEMBER Isna Maulida; Muhammad Suwignyo Prayogo; Silvi Nur Dina; Siti Aisyah Putri Andiyani
EL ROBIH: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2025): EL ROBIH: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/elrobih.v2i1.1435

Abstract

Fokus utama dalam penelitian ini adalah tingkat pemahaman siswa kelas V MI Al-Barokah An-Nur terhadap mata pelajaran IPA, khususnya pada materi Sistem Pencernaan Manusia. Permasalahan ini diduga timbul akibat metode pengajaran yang kurang inovatif serta pemanfaatan alat peraga yang belum optimal. Praktik pembelajaran yang lebih sering menggunakan metode ceramah diduga mempengaruhi hasil belajar siswa yang masih kurang memuaskan, di mana hanya 40% siswa yang berhasil mencapai KKM. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Beberapa teknik yang diterapkan dalam pembelajaran materi sistem pencernaan manusia antara lain: 1) Melakukan analisis terhadap karakteristik siswa, 2) Merumuskan tujuan pembelajaran, 3) Memilih media dan materi yang sesuai, 4) Mengaplikasikan media dalam proses pembelajaran, 5) Mendorong partisipasi, 6) Evaluasi dan perbaikan. Berdasarkan hal tersebut, guru sebaiknya mengembangkan inovasi dalam pembelajaran dan lebih sering memanfaatkan alat peraga. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini memanfaatkan alat peraga sebagai media pembelajaran IPA materi sistem pencernaan manusia pada siswa kelas V di MI Al-Barokah An-Nur untuk membantu siswa memahami dan mengingat materi dengan lebih mudah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya alat peraga peningkatan ketuntasan belajar siswa adalah 85%. Ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan sekitar 45%.