Fokus utama dalam penelitian ini adalah tingkat pemahaman siswa kelas V MI Al-Barokah An-Nur terhadap mata pelajaran IPA, khususnya pada materi Sistem Pencernaan Manusia. Permasalahan ini diduga timbul akibat metode pengajaran yang kurang inovatif serta pemanfaatan alat peraga yang belum optimal. Praktik pembelajaran yang lebih sering menggunakan metode ceramah diduga mempengaruhi hasil belajar siswa yang masih kurang memuaskan, di mana hanya 40% siswa yang berhasil mencapai KKM. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Beberapa teknik yang diterapkan dalam pembelajaran materi sistem pencernaan manusia antara lain: 1) Melakukan analisis terhadap karakteristik siswa, 2) Merumuskan tujuan pembelajaran, 3) Memilih media dan materi yang sesuai, 4) Mengaplikasikan media dalam proses pembelajaran, 5) Mendorong partisipasi, 6) Evaluasi dan perbaikan. Berdasarkan hal tersebut, guru sebaiknya mengembangkan inovasi dalam pembelajaran dan lebih sering memanfaatkan alat peraga. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini memanfaatkan alat peraga sebagai media pembelajaran IPA materi sistem pencernaan manusia pada siswa kelas V di MI Al-Barokah An-Nur untuk membantu siswa memahami dan mengingat materi dengan lebih mudah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya alat peraga peningkatan ketuntasan belajar siswa adalah 85%. Ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan sekitar 45%.
Copyrights © 2025