Gita Sulastri (Universitas Muhammadiyah Bima)
Universitas Muhammadiyah Bima

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Pendanaan Syariah Sebagai Upaya Menghindari Praktik Riba Pada UMKM di Pasar Amahami Kota Bima Gita Sulastri (Universitas Muhammadiyah Bima); Umar Sagaf (Universitas Muhammadiyah Bima); Dinah Husniah (Universitas Muhammadiyah Bima)
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 9, No 01 (2026): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v9i01.5178

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan pendanaan syariah sebagai upaya menghindari praktik riba pada UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 35 pelaku UMKM, dan dokumentasi. Informan ditentukan secara purposive dengan kriteria pelaku UMKM aktif, memiliki pengalaman mengakses atau mempertimbangkan akses pembiayaan, serta menjalankan usaha di Pasar Amahami. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,4% informan masih menggunakan rentenir sebagai sumber pembiayaan utama, sedangkan pemanfaatan bank syariah hanya 2,9% dan koperasi syariah 0,0%. Rendahnya penggunaan pendanaan syariah dipengaruhi oleh literasi keuangan syariah yang terbatas, persepsi bahwa bank syariah sama dengan bank konvensional, prosedur yang dianggap rumit, minimnya sosialisasi, serta kebutuhan modal cepat. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis konteks pasar tradisional di Kota Bima yang memperlihatkan kesenjangan antara ketersediaan produk syariah dan perilaku pembiayaan UMKM. Implikasi penelitian menegaskan perlunya strategi jemput bola, edukasi akad syariah, penyederhanaan administrasi, dan pendampingan usaha agar pendanaan syariah menjadi alternatif permodalan yang lebih adil dan bebas riba.