p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Elektrosista
Dorado Sembiring
Prodi Elektronika Pertahanan Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS ANCAMAN DAN MITIGASI SERANGAN CYBER PADA INFRASTRUKTUR INTERNET OF MILITARY THINGS (IOMT) TNI AD : (Kerangka Keamanan Siber Taktis Berbasis Zero Trust) Agung Prapsetyo; Kiki Lestari; Dorado Sembiring
JURNAL ELEKTROSISTA Vol. 13 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jtep.v13i2`.499

Abstract

The development of Internet of Military Things (IoMT) has revolutionized TNI AD's command, control, communications, computers, intelligence, surveillance, and reconnaissance (C4ISR) systems, yet simultaneously expanded significant cyber attack surfaces. This study aims to analyze critical cyber threats to TNI AD's IoMT infrastructure through systematic library research method and develop an adaptive mitigation framework for Disconnected, Intermittent, Limited (DIL) characteristics in tactical networks. Data were collected from 32 primary sources including reputable scientific journals (IEEE, ACM, Elsevier), international standards (NIST, MITRE, NATO), defense policy documents (Kemhan RI, DARPA), and ISBN. Analysis employed Systematic Literature Review (SLR) with Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), strengthened by comparative analysis of 15 existing IoT/IoMT security frameworks. Results identified 18 main attack vectors with distribution: perception layer (44%), network layer (33%), and application layer (22%). The proposed mitigation framework integrates Zero Trust Architecture (ZTA), lightweight cryptography (ASCON, Grain-128AEAD), and edge-based anomaly detection with 91-96% detection efficiency based on meta-analysis of empirical studies. The scholarly contribution lies in ZTA adaptation for tactical edge computing aligned with TNI AD operational doctrine and DIL constraints.
BAHASA INDONESIA SEBAGAI PILAR KETAHANAN NASIONAL DALAM ERA GLOBALISASI Diani Febriasari; Dorado Sembiring
JURNAL ELEKTROSISTA Vol. 13 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jtep.v13i2`.510

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki kedudukan strategis sebagai bahasa nasional dan bahasa negara yang berperan penting dalam memperkuat persatuan, identitas nasional, serta integrasi sosial bangsa Indonesia. Di tengah dinamika globalisasi yang ditandai oleh derasnya arus informasi, dominasi bahasa asing, dan penetrasi budaya global, eksistensi Bahasa Indonesia menghadapi tantangan yang berpotensi melemahkan jati diri dan kohesi sosial bangsa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan dan peran Bahasa Indonesia dalam sistem kenegaraan dan kehidupan berbangsa, mengkaji kontribusinya sebagai salah satu pilar ketahanan nasional, serta merumuskan upaya strategis pembinaan dan pengembangannya di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap buku, jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan pandangan para ahli yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai simbol identitas nasional, instrumen integrasi sosial, dan sarana internalisasi nilai-nilai kebangsaan. Dalam konteks ketahanan nasional, Bahasa Indonesia berperan sebagai pilar nonmiliter yang memperkuat kohesi sosial, ketahanan budaya, dan kesadaran kebangsaan. Oleh karena itu, pembinaan dan pengembangan Bahasa Indonesia perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui penguatan kebijakan bahasa, pendidikan, pemanfaatan teknologi digital, serta kolaborasi lintas sektor agar tetap relevan, adaptif, dan berdaya saing di tengah arus globalisasi