Supriadin Supriadin
Universitas Mataram, Mataram, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penetapan Biaya Standar dan Anggaran Sebagai Alat Pengendalian Biaya Produksi Dan Pendapatan Gina Sonya; Supriadin Supriadin
Economica Insight Vol. 1 No. 1 (2024): Economica Insight, November 2024
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/ecoin.v1i1.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penetapan biaya standar dan anggaran sebagai alat pengendalian biaya produksi dan pendapatan dalam sebuah perusahaan. Biaya standar merupakan acuan dalam perencanaan dan evaluasi kinerja produksi, sedangkan anggaran berfungsi sebagai pedoman pengelolaan keuangan dan alat kontrol untuk mencapai target pendapatan. Dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, data dianalisis melalui studi literatur dan studi kasus perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan biaya standar yang tepat mampu mengidentifikasi efisiensi dan inefisiensi dalam proses produksi. Sementara itu, penggunaan anggaran yang terintegrasi memungkinkan perusahaan untuk memantau penyimpangan biaya dan pendapatan secara efektif, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat. Studi ini menyimpulkan bahwa kombinasi biaya standar dan anggaran merupakan alat pengendalian yang krusial untuk meningkatkan efisiensi operasional dan profitabilitas perusahaan.
Dampak Kemajuan Teknologi Informasi dalam Transformasi Bisnis dan Ekonomi di Indonesia Supriadin Supriadin; Wardan Wardan; Mohamed Hamdani; Nattapong Srisawatai
Economica Insight Vol. 2 No. 1 (2025): Economica Insight, November 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/ecoin.v2i1.200

Abstract

Advances in information technology (IT) are driving fundamental changes in business models, market structures, and economic governance in Indonesia. This study aims to analyze the impact of IT on business and economic transformation in Indonesia by 2025, encompassing productivity, business model innovation, employment structure, financial inclusion, and data governance. The methods used include a systematic literature review and secondary data analysis (official statistics, international agency reports, and industry research). The results show that IT adoption accelerates economic growth through process efficiency, expanded market access, and a strengthened digital entrepreneurship ecosystem. However, significant challenges include the digital divide, cybersecurity issues, talent quality, and dependence on global platforms. This study recommends strategies for strengthening digital infrastructure, improving digital literacy and skills, accountable data governance, supporting technology-based MSMEs, and harmonizing regulations to strengthen the competitiveness and resilience of the national digital economy.
Makna Jaringan Sosial Dalam Keberlanjutan Usaha Mikro Di Pasar Tradisional Supriadin Supriadin
JURNAL ECONOMINA Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL ECONOMINA, Januari 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v4i1.1524

Abstract

ini bertujuan untuk menggali makna jaringan sosial dalam keberlanjutan usaha mikro di pasar tradisional dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Usaha mikro di pasar tradisional menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan modal, akses pasar yang terbatas, serta ketidakpastian persaingan, sehingga keberadaan jaringan sosial dianggap sebagai modal penting untuk bertahan dan berkembang. Jaringan sosial di sini dipahami sebagai hubungan antar pelaku pasar, baik antara pedagang dengan pedagang, pedagang dengan pemasok, maupun pedagang dengan konsumen yang terbentuk melalui interaksi sehari-hari dan nilai-nilai sosial budaya yang mengikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan tujuan memahami secara mendalam pengalaman subjektif para pelaku usaha mikro dalam membangun, memelihara, dan memanfaatkan jaringan sosial untuk mendukung keberlangsungan usaha mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang terkait dengan aktivitas perdagangan di pasar tradisional. Analisis data dilakukan secara tematik dengan menekankan pada proses reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan yang bersifat interpretatif. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran jaringan sosial tidak hanya sebagai sarana pertukaran informasi dan dukungan ekonomi, tetapi juga sebagai mekanisme sosial yang menjaga kepercayaan, solidaritas, dan keberlanjutan usaha mikro di pasar tradisional. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan literatur mengenai keberlangsungan usaha mikro berbasis kearifan lokal serta memberikan rekomendasi kebijakan bagi penguatan pasar tradisional di Indonesia.