Muhammad Fadhilah Baehaqi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Monitoring Dan Kontrol Otomatis Salinitas Air Payau Berbasis IoT Di Tambak Ikan Nila Salin Muhammad Fadhilah Baehaqi; Reni Rahmadewi; Edmund Ucok Armind
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Elkolind Vol. 13, No. 1, 2026 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v13i1.9929

Abstract

Kualitas salinitas air merupakan salah satu faktor penting dalam budidaya ikan nila salin karena berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan. Perubahan salinitas yang tidak stabil dapat menyebabkan gangguan osmoregulasi dan meningkatkan tingkat stres pada ikan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring serta kontrol otomatis salinitas air payau berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor TDS (Total Dissolved Solids). Sistem dikembangkan dengan memanfaatkan sensor TDS sebagai pendeteksi nilai salinitas air, modul relay 2 channel sebagai pengendali aktuator, serta dua pompa air yang berfungsi menambahkan air asin atau air tawar sesuai kondisi salinitas. Data hasil pembacaan sensor dikirimkan secara real-time ke dashboard monitoring berbasis web menggunakan koneksi internet sehingga dapat dipantau dari jarak jauh. Metode kontrol yang digunakan yaitu pengendalian berdasarkan nilai ambang batas salinitas, dimana pompa air asin aktif ketika nilai salinitas berada di bawah batas minimum dan pompa air tawar aktif ketika nilai salinitas melebihi batas maksimum. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja dengan baik dalam melakukan monitoring dan pengendalian otomatis salinitas air. Dashboard monitoring berhasil menampilkan data sensor dalam bentuk gauge dan grafik historis secara real-time. Nilai salinitas selama pengujian berada pada rentang 14.000–20.000 ppm dengan nilai stabil sebesar 16.117 ppm. Sistem juga mampu mengaktifkan pompa secara otomatis sesuai kondisi salinitas tanpa terjadi switching berlebihan. Dengan demikian, prototype yang dikembangkan berhasil memenuhi tujuan penelitian dan berpotensi diterapkan pada budidaya perikanan berbasis IoT untuk menjaga stabilitas kualitas air tambak secara lebih efektif dan efisien