Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru Dalam Mengatasi Kejenuhan Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di MI Nurussibyan Batujaya Rahmah Diara; Nabila; Alviyah Kizlia Salsabillah; Afiyatun Kholifah
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 6 (2026): GJMI - Juni
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i6.2147

Abstract

Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) mempunyai peran yang sangat krusial untuk meningkatkan pemahaman mengenai sejarah Islam, menanamkan nilai-nilai keislaman, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Akan tetapi, terdapat beberapa hambatan dalam proses pembelajaran, seperti kejenuhan belajar yang muncul akibat menggunakan metode ceramah yang tidak bervariasi dan kekurangan alat bantu pengajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk meneliti strategi yang di gunakan guru untuk mengatasi kejenuhan siswa dalam pembelajaran SKI di MI Nurussibyan Batujaya. Peneliti menggunakan metode penelitianpendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data dari wawancara serta dokumentasi. Peneliti menganalisis data dengan mengurangi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kejenuhan siswa terlihat dari menurunnya konsentrasi, rasa kantuk, dan minimnya partisipasi dalam kegiatan belajar. Agar masalah ini teratasi pengajar harus menerapkan berbagai Cara seperti diskusi dalam kelompok, sesi tanya jawab, kuis yang mendidik, ice breaking, serta memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif. Cara ini terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan semangat peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Oleh sebab itu, penggunaan metode pembelajaran yang menarik dan bervariasi dapat menjadi jalan keluar yang ampuh untuk mengatasi kebosanan siswa dalam pelajaran SKI.
Implementasi Pembelajaran Al-Qur'an Hadis di MAN 2 Karawang: Analisis Hambatan dan Solusi Pembelajaran Rahmah Diara; Mutiara Ramadhani Alfitriah; Muthliq Febrily Albachaj; Siti Nenk Lawati; Amelia Khoirunnisa; Sihabudin
Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/miftahulilmi.v3i3.480

Abstract

The purpose of this study was to analyze the implementation of Al-Qur’an and Hadith teaching at MAN 2 Karawang, including the challenges faced and approaches to resolving them. The method used was qualitative with a descriptive approach. Information was collected through interviews and documentation with the principal, Al-Qur’an and Hadith teachers, and eleventh-grade students. The research findings indicate that teaching is conducted in accordance with the madrasah curriculum, using a thematic and contextual approach that focuses on moral development and the application of Islamic values in daily life. Teachers use various methods, such as lectures, discussions, questions and answers, and hadith memorization. However, the teaching and learning process still faces several obstacles, such as a lack of infrastructure, including projectors, limited availability of textbooks, and unsupportive classroom conditions, which affect students’ concentration. Several solutions implemented include the gradual provision of facilities, the use of digital technology through students’ mobile phones and e-books, and the implementation of more interactive teaching methods to increase student motivation.