This Author published in this journals
All Journal eCo-Fin
Atsna Maziyyah Apriliani Salsabila
Universitas Islam Sultan Agung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Work-Life Balance dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja dan Keterlibatan Guru sebagai Variabel Intervening pada Yayasan Darussalam Atsna Maziyyah Apriliani Salsabila; Widiyanto Widiyanto
eCo-Fin Vol. 8 No. 2 (2026): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v8i2.3843

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran work-life balance dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja dengan keterlibatan guru sebagai variabel intervening pada Yayasan Darussalam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh guru aktif pada unit MI, SMP, dan SMK di bawah Yayasan Darussalam, sedangkan sampel sebanyak 113 responden ditentukan melalui purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan guru, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan guru dan kepuasan kerja. Keterlibatan guru juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Nilai R2 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 85,2% variasi keterlibatan guru dan 69,7% variasi kepuasan kerja. Nilai Q2 sebesar 0,955 dan goodness of fit sebesar 0,695 mengindikasikan model memiliki daya prediksi dan kelayakan yang tinggi. Secara praktis, hasil ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas lingkungan kerja dan penguatan keterlibatan guru merupakan kunci yang lebih langsung untuk menaikkan kepuasan kerja dibandingkan sekadar memperbaiki keseimbangan kerja-kehidupan pribadi.