Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran dan Pembiasaan Karakter di Sekolah Dasar Nur Khoriyah; Taufik Haris; Ahmad Faizin
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i2.2046

Abstract

Tujuan – Penelitian ini mengkaji pengaruh model pembelajaran dan praktik pembiasaan karakter terhadap prestasi belajar siswa di dua sekolah dasar dengan karakteristik kelembagaan yang berbeda, yaitu SD Islam Sabilul Khoir sebagai sekolah swasta Islam dan SD Negeri Pendem 01 sebagai sekolah negeri di Kota Batu. Penelitian ini juga mencakup analisis komparatif terhadap hasil di kedua lembaga tersebut. Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori-komparatif. Dengan teknik total sampling, sebanyak 130 siswa kelas IV dan V dilibatkan sebagai responden, terdiri atas 59 siswa dari SD Islam Sabilul Khoir dan 71 siswa dari SD Negeri Pendem 01. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang terdiri atas 77 butir pernyataan dan nilai rapor semester. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji-t berpasangan dan independen, uji-F, serta koefisien determinasi dengan bantuan SPSS 25. Temuan – Model pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa (t = 4,695; Sig. = 0,000; β = 0,385). Pembiasaan karakter menunjukkan pengaruh positif yang lebih kuat (t = 6,294; Sig. = 0,000; β = 0,428; Beta = 0,485). Secara simultan, kedua variabel prediktor mampu menjelaskan 61,1% variasi prestasi belajar siswa (F = 99,824; Sig. = 0,000; R² = 0,611). Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antar sekolah pada seluruh variabel yang diteliti, dengan hasil yang lebih unggul pada SD Islam Sabilul Khoir. Kebaruan – Dengan membandingkan secara simultan model pembelajaran dan pembiasaan karakter pada sekolah dasar Islam swasta dan sekolah dasar negeri, penelitian ini menunjukkan bahwa pembiasaan karakter merupakan prediktor prestasi belajar yang lebih kuat (Beta = 0,485) dibandingkan model pembelajaran (Beta = 0,312). Temuan ini menawarkan kerangka komparatif berbasis empiris yang masih jarang ditemukan dalam penelitian pendidikan dasar di Indonesia. Signifikansi – Temuan penelitian ini bermanfaat bagi kepala sekolah, guru, dan pembuat kebijakan pendidikan dalam merumuskan strategi berbasis bukti yang mengintegrasikan desain pembelajaran dengan program pembiasaan karakter secara sistematis guna meningkatkan mutu hasil pendidikan dasar.
PENGARUH SUPERVISI PENDIDIKAN TERHADAP PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU Miftachul Jannah; Taufiq Harris; Ahmad Faizin
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i1.9263

Abstract

Teacher professionalism is a crucial element in determining the quality of education, requiring ongoing development through planned, systematic, and effective supervision activities. This study aims to comprehensively analyze the impact of educational supervision implementation on efforts to improve teacher professionalism in schools. The research method used was a literature review using a qualitative approach, by examining secondary data from various relevant academic sources over the past five years, involving school principals as supervisors and teachers as objects of supervision. Key stages of the study included library data collection, in-depth thematic analysis, and narrative synthesis of supervisory practices. Key findings indicate that educational supervision plays a significant role in optimizing aspects of planning, implementation, and evaluation of learning outcomes. Collaborative and reflective supervision has been proven to motivate teachers to develop pedagogical and professional competencies, and encourage the creation of learning innovations through the provision of constructive feedback. The main conclusion emphasizes that educational supervision is not merely an administrative oversight tool, but rather a continuous development process that is essential for improving the quality of teaching. Synergy between supervisors and teachers through a humanistic approach is the main key to realizing the professionalism of educators, which has an impact on improving the overall quality of national education. ABSTRAK Profesionalisme guru merupakan elemen krusial penentu mutu pendidikan yang memerlukan pembinaan berkelanjutan melalui kegiatan supervisi yang terencana, sistematis, serta efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif bagaimana pengaruh implementasi supervisi pendidikan terhadap upaya peningkatan profesionalisme guru di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang diterapkan adalah studi literatur review menggunakan pendekatan kualitatif, dengan mengkaji data sekunder dari berbagai sumber akademik relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir yang melibatkan kepala sekolah sebagai supervisor dan guru sebagai objek supervisi. Tahapan penting penelitian mencakup pengumpulan data pustaka, analisis tematik mendalam, serta sintesis naratif mengenai praktik supervisi. Temuan utama menunjukkan bahwa supervisi pendidikan memiliki peran signifikan dalam mengoptimalkan aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi hasil pembelajaran. Supervisi yang dijalankan secara kolaboratif dan reflektif terbukti mampu memotivasi guru untuk mengembangkan kompetensi pedagogik maupun profesional, serta mendorong terciptanya inovasi pembelajaran melalui pemberian umpan balik yang konstruktif. Simpulan utama menegaskan bahwa supervisi pendidikan bukan sekadar alat pengawasan administratif semata, melainkan sebuah proses pembinaan berkelanjutan yang esensial untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Sinergi antara supervisor dan guru melalui pendekatan yang humanis menjadi kunci utama dalam mewujudkan profesionalisme tenaga pendidik yang berdampak pada peningkatan mutu pendidikan nasional secara keseluruhan.