Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Teknologi dan Internet Terhadap Kemampuan Berbahasa Generasi Muda Di Desa Poogalampa Kabupaten Buton Selatan Nurhayati Nurhayati; Wa Ode Arsyiah; La Ode Zulfikar Hibali; Laode Muhammad Arsal; La Parasit; La Ode Dwiyan Pramono Darmin; Femi Fadila Samsu; Sitti Salsabila Suufi; Dea Aprilia
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4, Nomor 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v4i1.2043

Abstract

Perkembangan teknologi dan internet yang semakin pesat, khususnya melalui media digital dan platform media sosial, telah membawa dampak yang signifikan terhadap kemampuan berbahasa generasi muda dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perkembangan teknologi dan internet terhadap kemampuan berbahasa generasi muda di Desa Poogalampa, Kabupaten Buton Selatan. Fokus kajian diarahkan pada perubahan pola penggunaan bahasa Indonesia, baik dalam konteks informal maupun formal, serta implikasinya terhadap kemampuan berbahasa yang sesuai dengan kaidah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi diskusi, serta pendampingan kepada generasi muda dalam penggunaan teknologi digital secara bijak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intensitas penggunaan gawai, media sosial, dan aplikasi pesan instan mendorong munculnya kebiasaan berbahasa yang singkat, tidak baku, serta ditandai dengan penggunaan singkatan, emoji, dan campuran bahasa asing maupun bahasa daerah. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kemampuan generasi muda dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam konteks formal dan akademik. Namun demikian, teknologi dan internet juga memberikan peluang positif, seperti kemudahan akses terhadap sumber pembelajaran bahasa, peningkatan literasi digital, serta perkembangan kreativitas berbahasa melalui berbagai konten digital edukatif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi digital dan kebahasaan melalui pendampingan berkelanjutan, sinergi antara pendidikan formal, keluarga, dan masyarakat, agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana perkembangan dan pelestarian bahasa Indonesia di kalangan generasi muda.
Peran Dinas Pariwisata Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Pada Objek Wisata Batu Sori di Kota Baubau Femi Fadila Samsu; Sitti Salsabila Suufi; Tasya Xielienia; Wa Ode Arsyiah
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 14, Nomor 1, April 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/administratio.v14i1.2044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Dinas Pariwisata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan pada objek wisata Batu Sori di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala dinas, staff, masyarakat. Peran dinas pariwisata memiliki tiga indikator  yaitu: (1) Motivator, Dinas Pariwisata Kota Baubau telah menyelenggarakan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat tentang meningkatkan kunjungan wisatawan untuk dapat memperbaiki fasilitas yang ada di sekitaran wisata Batu Sori Kota Baubau, walaupun dari dinas terkait belum melaksanakan kegiatan tersebut karena masih kurangnya kesadaran tentang pentingnya pariwisata; (2) Fasilitator, Dinas Pariwisata Kota Baubau belum menambahkan fasilitas di sekitar objek wisata karena terkendala dengan anggaran, namun Dinas Pariwisata terus membenahi apa yang kurang dan apa yang belum maksimal dalam Objek Wisata Batu Sori tersebut; dan (3) Dinamisator, Dinas pariwisata bersinergi dengan OPD lain, unutuk memaksimalkan pengembangan Objek Wisata Batu Sori Kota Baubau.