Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Evaluasi IndoBERTweet untuk Klasifikasi Sentimen Ulasan Wisata melalui Inferensi Langsung Lintas Domain: Studi Kasus Kota Baubau Nurul Hidayah; Dodiman Dodiman; Asniati Asniati; La Ode Dwiyan Pramono Darmin
JURNAL INFORMATIKA Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Informatika
Publisher : Informatics Engineering Department, Dayanu Ikhsanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jiu.v15i1.2683

Abstract

Ulasan wisatawan di platform digital merupakan sumber data persepsi publik yang berharga untuk mendukung pengelolaan pariwisata berbasis bukti. Penelitian ini menganalisis kemampuan IndoBERTweet dalam mengklasifikasikan sentimen ulasan wisatawan melalui pendekatan cross-domain direct inference tanpa fine-tuning tambahan, dengan studi kasus pada Benteng Keraton Buton dan Pantai Nirwana di Kota Baubau. Sebanyak 896 ulasan dikumpulkan dari Google Maps melalui web scraping dan diproses melalui case folding, cleaning, normalisasi teks, dan penggabungan kata negasi untuk mengklasifikasikan sentimen positif, negatif, dan netral. Evaluasi menggunakan confusion matrix menghasilkan akurasi 0,67 dan weighted F1-Score 0,71, dengan kinerja terbaik pada kelas positif (F1: 0,80) dan kinerja lebih rendah pada kelas negatif (F1: 0,41) dan netral (F1: 0,44). Temuan ini mengindikasikan bahwa IndoBERTweet berpotensi digunakan sebagai instrumen awal analisis sentimen wisata lokal pada kondisi ketiadaan dataset berlabel domain spesifik, dan hasilnya dapat menjadi pertimbangan awal bagi prioritas kebijakan pengelolaan pariwisata Kota Baubau, namun peningkatan performa lebih lanjut memerlukan fine-tuning dengan data berlabel dari domain wisata yang relevan.
Perkembangan Teknologi dan Internet Terhadap Kemampuan Berbahasa Generasi Muda Di Desa Poogalampa Kabupaten Buton Selatan Nurhayati Nurhayati; Wa Ode Arsyiah; La Ode Zulfikar Hibali; Laode Muhammad Arsal; La Parasit; La Ode Dwiyan Pramono Darmin; Femi Fadila Samsu; Sitti Salsabila Suufi; Dea Aprilia
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4, Nomor 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v4i1.2043

Abstract

Perkembangan teknologi dan internet yang semakin pesat, khususnya melalui media digital dan platform media sosial, telah membawa dampak yang signifikan terhadap kemampuan berbahasa generasi muda dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perkembangan teknologi dan internet terhadap kemampuan berbahasa generasi muda di Desa Poogalampa, Kabupaten Buton Selatan. Fokus kajian diarahkan pada perubahan pola penggunaan bahasa Indonesia, baik dalam konteks informal maupun formal, serta implikasinya terhadap kemampuan berbahasa yang sesuai dengan kaidah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi diskusi, serta pendampingan kepada generasi muda dalam penggunaan teknologi digital secara bijak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intensitas penggunaan gawai, media sosial, dan aplikasi pesan instan mendorong munculnya kebiasaan berbahasa yang singkat, tidak baku, serta ditandai dengan penggunaan singkatan, emoji, dan campuran bahasa asing maupun bahasa daerah. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kemampuan generasi muda dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam konteks formal dan akademik. Namun demikian, teknologi dan internet juga memberikan peluang positif, seperti kemudahan akses terhadap sumber pembelajaran bahasa, peningkatan literasi digital, serta perkembangan kreativitas berbahasa melalui berbagai konten digital edukatif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi digital dan kebahasaan melalui pendampingan berkelanjutan, sinergi antara pendidikan formal, keluarga, dan masyarakat, agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana perkembangan dan pelestarian bahasa Indonesia di kalangan generasi muda.
Pengembangan Ekowisata Berbasis Kearifan Lokal di Desa Poogalampa Kabupaten Buton Selatan Kuflia Muak Hara; Wa Ode Arsyiah; La Didi; Nurfitra Nurfitra; Siti Fanysya Juliya Asnur; Ririn Kurnianti; Dela Dela; Murti Ningsih; La Ode Dwiyan Pramono Darmin
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4, Nomor 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v4i1.2089

Abstract

Pengembangan ekowisata berbasis kearifan lokal merupakan salah satu strategi penting dalam mendukung pariwisata berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Desa Poogalampa terletak di Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, memiliki potensi budaya dan sumber daya alam yang besar, seperti tradisi Pilumeano We’e, kelapa sebagai agro-ekowisata, jagung, perikanan, dan rumput laut. Namun hal ini belum dikelola secara optimal sebagai destinasi ekowisata. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemerintah desa dan masyarakat tentang pemanfaatan potensi lokal sebagai basi pengembangan ekowisata. Metode yang dilakukan meliputi penyampain materi interaktif melalui kegiatan Sharing Session, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi partisipasi yang melibatkan pemerintah dan masyarakat desa yang hadir. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap konsep ekowisata berbasis kearifan lokal, serta perubahan perspektif dalam melihat tradisi dan sumber daya alam sebagai peluang pengembangan desa wisata. Masyarakat mulai memahami bahwa tradisi budaya dan potensi alam yang ada dapat dikembangkan menjadi wisata berbasis pengalaman yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Kegiatan PkM ini juga mendorong partisipasi pemerintah dan masyarakat desa dalam perencangaan pengembangan desa wisata. Dengan demikian, pengembangan ekowisata berbasis kearifan lokal di Desa Poogalampa terbukti relevan sebaga strategi pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi desa, serta pelestrarian budaya dan lingkungan secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Ekonomi Lokal, Kabupaten Buton Selatan, Kecamatan Batauga, Desa Poogalampa Rahmawati Rahmawati; La Didi; Wa Ode Arsyiah; La Ode Dwiyan Pramono Darmin; Farah Safriani; Alsah Miftah Shalih; Si Inda; Putri Widya Ningsi; Ilham Nur Irama
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4, Nomor 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v4i1.2100

Abstract

Indonesia sebagai Negara kepulauan memiliki potensi sumber daya kelautan yang sangat besar, namun pemanfaatannya, khususnya pada sektor perikanan, belum oktimal dan masih dihadapkan pada persoalan kesejahteraan masyarakat pesisir. Desa Poogalampa, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, merupakan wilayah pesisir denga pontensi ekonomi lokal berupa hasil tanggakapan ikan yang selama ini masih dipasarkan dalam bentuk segara tanpa pengolahan lanjutan. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pemberdayaan ekonomi lokal melalui pemanfaatan hasil perikanan, metode yang digunakan meliputi seminar pemberdyaan ekonomi local, diskusi interaktif, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatakan pemahaman masyarakat mengenai konsep pemberdayaan lokal, khusunya pentingnya pengelolaan hasil tangkapan ikan menjadi produk bernilai tambah seperti abon ikan. Kegiatan ini juga menumbuhkan keasadaran akan pentingnya kerja sama dan pengembangan usaha berbasis potensi lokal sebagai upaya meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kain Tenun di Kelurahan Sulaa Kecamatan Betoambarii Kota Baubau Yeza Azwar; Wa Ode Arsyiah; La Ode Dwiyan Pramono Darmin
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 14, Nomor 3, Desember 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/administratio.v14i3.2058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peran Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kain Tenun di Kelurahan Sulaa Kecamatan Betoambari Kota Baubau yang dikenal sebagai sentra utama pengrajin kain tenun khas Buton. Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap informan dari pihak Pemerintah Daerah. Teknik analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus penelitian yaitu peran pemerintah sebagai dinamisator, fasilitator, dan katalisator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah Kota Baubau telah menunjukkan perannya sebagai dinamisator melalui pelatihan dan penyuluhan, namun masih terbatas. Peran sebagai fasilitator belum optimal, terutama dalam pemberian bantuan modal dan fasilitasi ketersediaan bahan baku. Sementara itu, peran sebagai katalisator dalam mempromosikan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah kain tenun masih dilakukan secara insidental, seperti pada kegiatan pameran. Dengan demikian, peran Pemerintah Daerah dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah kain tenun di Kelurahan Sulaa belum maksimal. Diperlukan upaya yang lebih strategis dan berkelanjutan agar produk tenun Sulaa dapat menjadi komoditas unggulan lokal yang mampu bersaing secara nasional dan internasional.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ALOKASI DANA DESA DALAM PEMBANGUNAN DI DESA LABUANDIRI KABUPATEN BUTON Wa Ode Arsyiah; La Ode Dwiyan Pramono Darmin; Laode Muhammad Arsal; Mustafa Yurif
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.23404

Abstract

Implementas kebijakan alokasi dana desa di Kabupaten Buton telah diatur dalam Peraturan Bupati No. 9 Tahun 2024, yang memuat  prioritaskan untuk membiayai belanja pembangunan dan pemberdayaan desa. Maksud penelitian ini yakni Untuk mengetahui implementasi kebijakan alokasi Dana Desa di desa Labuandiri Kecamatan Siotapina Kabupaten Buton. Penelitian ini dimaksudkan mendeskripsikan implementasi kebijakan alokasi Dana Desa di desa Labuandiri Kecamatan Siotapina Kabupaten Buton. Penggunaan metode penelitian ini, yaitu deskriptif kualitatif. Melalui teknik peungumpulan data Observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dengan menggunakan Teori Georgo Edwars III yang menalisis dalam 4 aspek, yang menunjukkan bahwa pada aspek Komunikasi Koordinasi antar perangkat desa dan dengan masyarakat sudah baik melalui Musyawarah Desa, namun partisipasi masyarakat dalam perencanaan masih rendah. Pada aspek Sumber Daya Manusia menujukan SDM perangkat desa cukup memadai, tetapi keterbatasan jaringan internet menyebabkan keterlambatan pelaporan ADD dan LPJ. Kemudian pada aspek Disiposisi diamana Pemerintah desa berkomitmen dan transparan dalam pengelolaan ADD tanpa penyalahgunaan, namun kedisiplinan administrasi masih lemah, dan pada aspek Struktur Birokrasi ditunjukkan dengan tersedianya  Peraturan Desa Nomor 9 Tahun 2024 sebagai acuan, tetapi implementasi SOP masih butuh pendampingan dan pemahaman masyarakat masih terbatas. Kata kunci: Implementasi, Alokasi Dana Desa, Kebijakan.
Konsep Smart Village Dalam Penguatan Playanan Publik Di Desa Pogalampa Kabupaten Buton Selatan La Ode Dwiyan Pramono Darmin; Jasir B. Jasir B.; Wa Ode Arsyiah; Ilham Ilham; La Ode Zulfikar Hibali; Yusni Desvitha Maharani; Dini Hadiati; Wa Ode Nilam Rusliani; Maesaroh Maesaroh; Ilham Nur Irama
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v3i2.2014

Abstract

Desa merupakan unit pemerintahan terkecil yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional, sejak di terbitkannya Undang-Undang Nmor 6 Tahun 2014, kewenangan desa semakin besar dalam mengelola potensi dan sumberdayanya secara mandiri. Dengan seiring perkebangan teknologi pemerintah desa di tuntut bertranformasi dalam pelayanan publiknya secara digital melalui konsep Smart Village. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk transformasi pemerintah desa pogalampa bersama lembaga kemasyarakatan desa untuk menjadi desa cerdas melalui pelayanan public secara digital. dalam kegiatan PKM ini, metode yang dilakukan dengan studi kasus, diskusi interaktif dan serta pemberian rekomendasi praktis. Pada hasil kegiatan PKM ini, menunjukan peningkatan pemahaman dan kesadaran aparatur pemerintah desa dan lembaga kemasyarakatan desa mengenai pentingya digitalisasi dalam pelayanan publik. Kegiatan ini juga menjadikan langkah awal dalam mewujudkan pelayanan publik dalam  konsep Smart Village di tengah tuntutan era Society 5.0.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Keterampilan Kewirausahaan Pembuatan Stik Pepaya di Desa Poogalampa Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan La Ode Zulfikar Hibali; Laode Muhammad Arsal; Wa Ode Arsyiah; La Ode Dwiyan Pramono Darmin; Wd Ambarwati; Yusrida Yusrida; Wa Lisna; Meli S. Meli S.
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v3i2.2020

Abstract

Pemberdayaan perempuan melalui keterampilan kewirausahaan pembuatan stik pepaya di Desa Poogalampa Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan. Pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dalam membangun ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas kewirahusaan berbasis potensi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sebuah proses dan hasil dari pemberdayaan perempuan  melalui Pelatihan kewirahusaan berupa produk stick pepaya di Desa Poogalampa, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif kualitatif serta teknik pengumpulan data di lakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhdap kelompok perempuan yang melakukan pelatihan kewirahusaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola pepaya sebagai potensi lokal menjadi  sebuah produk yang bernilai jual tambah. Produk stick pepaya berhasil di kembangkan menjadi sebuah ide usaha lokal untuk menjadi sumber pendapatan bagi kelompok perempuan. Meskipun demikian pelaksanaan kegiatan ini masih menghadapi berbagai hambatan, antara lain keterbatasan modal, keterampilan pemasaran, serta waktu akibat peran perempuan dalam lingkup domestik keluarga. Upaya yang harus dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu meningkatkan pelatihan yang berkelanjutan, pendampingan manajemen usaha, pengembangan jaringan pemasaran, serta dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat. Kesimpulan dari penilitian ini menunjukan bahwa pemberdayaan perempuan melalui pelatihan produk stik pepaya memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemandirian ekonomi dan kesadaran masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal, sehingga hal ini berpotensi dapat menunjang pembangunan desa yang berkelanjutan.