Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE EFFECT OF INVESTMENT, CONSUMPTION, AND GOVERNMENT SPENDING ON POVERTY THROUGH ECONOMIC GROWTH Siti Aisah; Dita Rosyalita; Danil Surasa; Abdul Aziz; Syaeful Bakhri
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 5 (2026): APRIL
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20094049

Abstract

This study aims to analyze the influence of consumption, investment, government spending, and poverty on economic growth during the 2014 Q1–2024 Q4 period. The study uses a quantitative approach with secondary data in the form of time series obtained from official sources. The collected data were tested using multiple linear regression, and supported by descriptive statistical tests, stationarity tests, correlation tests, and autocorrelation tests. The results show that consumption, investment, and government spending have a positive but insignificant influence on economic growth. Conversely, poverty has a negative but significant influence on economic growth. Simultaneously, all independent variables do not have a significant effect on economic growth. The relatively low coefficient of determination value indicates that there are still other factors outside the model that influence economic growth. This finding emphasizes the importance of poverty reduction in driving increased economic growth.
Relevansi Konsep Harta sebagai Amanah dan Instrumen Keadilan Sosial dalam Mengatasi Krisis Ketimpangan Ekonomi Kontemporer Nur Ela; Danil Surasa; Dewi Fatmasari; Aan Jaelani
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i2.533

Abstract

Krisis ketimpangan ekonomi kontemporer menjadi tantangan global, di mana kapitalisme gagal menciptakan keadilan distributif. Penelitian terdahulu fokus teknis pada zakat dan wakaf tanpa mengintegrasikannya dalam kerangka holistik konsep harta sebagai amanah, serta belum menjembatani teologi dan kebijakan aplikatif. Penelitian ini menganalisis relevansi konsep amanah dalam ekonomi Islam sebagai solusi alternatif mengatasi ketimpangan struktural. Menggunakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini menggali sumber primer (Al-Qur'an, Hadis, kitab klasik) dan sekunder (buku kontemporer, jurnal, laporan), dengan kerangka evaluatif maqashid syariah sebagai lensa analitis melalui analisis konten model Miles-Huberman. Temuan menunjukkan bahwa harta sebagai amanah menolak kepemilikan absolut individu, menempatkannya dalam tanggung jawab moral-sosial terintegrasi maqashid syariah. Kapitalisme, termasuk varian digital, menciptakan ketimpangan struktural melalui akumulasi modal tak terkendali, sementara ZISWAF (zakat, infak, sedekah, wakaf) menawarkan distribusi berkelanjutan, dengan potensi zakat nasional mencapai 327 triliun rupiah. Model kebijakan distributif mencakup integrasi ZISWAF dalam kebijakan fiskal, optimalisasi wakaf produktif, digitalisasi, dan kolaborasi publik-swasta. Penelitian menyimpulkan bahwa ekonomi Islam menawarkan paradigma holistik-humanis yang memerlukan perubahan sistemik. Kontribusi teoretisnya mengembangkan kerangka komprehensif penghubung konsep amanah dengan kebijakan aplikatif, melampaui pendekatan teknis-instrumental. Secara praktis, memberikan rekomendasi strategis bagi pengambil kebijakan dan panduan bagi lembaga zakat, serta berkontribusi pada dekolonisasi wacana ekonomi dengan paradigma Islam sebagai alternatif kredibel.