Lamtasya Ramadhani Pulungan
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA AJAR GENIALLY TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI STAMBUK 2024 Mica Siar Meiriza; Pandapotan Tampubolon; Lamtasya Ramadhani Pulungan; Adila Azzahra; Kholishah Qurrota Ainy Hutagaol
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.10238

Abstract

Higher education learning still faces challenges in optimizing the use of digital media that can enhance student engagement and develop higher-order thinking skills. Although various learning platforms have been implemented, the use of interactive media based on gamification, such as Genially, remains limited, particularly in Economics Education. Therefore, this study aims to analyze the effect of using Genially on the learning outcomes of Economics Education students, class of 2024. This study employed a descriptive quantitative approach involving 47 students. Data were collected through objective tests based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) and analyzed using descriptive statistics along with validity and reliability testing. The results showed that the average learning outcome score was 88.56, with a minimum score of 25 and a maximum score of 100. The instrument was found to be reliable, with a Cronbach’s Alpha value of 0.710, and met the validity criteria. These findings indicate that the use of Genially contributes positively to improving students’ conceptual understanding and higher-order thinking skills. The implications of this study suggest that Genially can serve as an effective digital learning medium to support interactive, innovative, and meaningful learning in higher education. ABSTRAK Pembelajaran di perguruan tinggi masih menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan pemanfaatan media digital yang mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa serta mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Meskipun berbagai platform pembelajaran telah digunakan, implementasi media interaktif berbasis gamification seperti Genially masih belum dimanfaatkan secara optimal dalam pembelajaran, khususnya pada bidang Pendidikan Ekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Genially terhadap hasil belajar mahasiswa Pendidikan Ekonomi angkatan 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 47 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes objektif berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji validitas dan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar mahasiswa mencapai 88,56 dengan nilai minimum 25 dan maksimum 100. Instrumen penelitian dinyatakan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,710 serta memenuhi kriteria validitas. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan Genially memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa Genially dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran digital yang efektif dalam mendukung pembelajaran interaktif, inovatif, dan bermakna di perguruan tinggi.
ANALISIS MEKANISME TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER TERHADAP INFLASI DI INDONESIA TAHUN 2019–2024: STUDI LITERATUR BERDASARKAN DATA BANK INDONESIA DAN BPS Sukma Aulia; Anugrah Sianturi; Fahmi Ashari Sihaloho; Diana Naibaho; Lamtasya Ramadhani Pulungan
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i4.14441

Abstract

Inflation is one of the most important indicators of economic performance because it influences purchasing power, investment activities, and overall economic stability. To maintain price stability, Bank Indonesia implements various monetary policy instruments, particularly through the BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI-7DRR) as its benchmark interest rate. This study aims to analyze the monetary policy transmission mechanism and its impact on inflation in Indonesia during the 2019–2024 period. The research employs a qualitative approach using a library research method. The data analyzed consist of secondary data obtained from official publications of Bank Indonesia, Statistics Indonesia (BPS), academic journals, reference books, and previous studies relevant to monetary policy and inflation. Data analysis was conducted descriptively through the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that Indonesia’s inflation rate experienced fluctuations influenced by both domestic and global economic conditions. During the COVID-19 pandemic in 2020–2021, inflation tended to remain low due to weakened economic activity, whereas inflation increased in 2022 as a result of rising energy prices and global supply chain disruptions. In response to these conditions, Bank Indonesia adjusted its policy interest rate as part of its monetary policy strategy. The study further reveals that the interest rate channel plays a significant role in the monetary policy transmission process by affecting consumption, investment, and aggregate demand. Therefore, Bank Indonesia’s monetary policy has contributed substantially to maintaining inflation stability and supporting national macroeconomic stability throughout the period under study. ABSTRAK Inflasi merupakan salah satu indikator penting dalam perekonomian karena berpengaruh terhadap daya beli masyarakat, aktivitas investasi, dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Dalam menjaga kestabilan harga, Bank Indonesia menerapkan berbagai instrumen kebijakan moneter, salah satunya melalui penetapan suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI-7DRR). Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme transmisi kebijakan moneter terhadap inflasi di Indonesia selama periode 2019–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research). Data yang dianalisis merupakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), jurnal ilmiah, buku referensi, serta penelitian terdahulu yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat inflasi Indonesia mengalami dinamika yang dipengaruhi oleh berbagai faktor domestik dan global. Pada masa pandemi COVID-19 tahun 2020–2021, inflasi cenderung rendah akibat menurunnya aktivitas ekonomi, sedangkan pada tahun 2022 terjadi peningkatan inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga energi dan gangguan rantai pasok dunia. Dalam menghadapi kondisi tersebut, Bank Indonesia melakukan penyesuaian suku bunga sebagai bagian dari kebijakan moneter. Temuan penelitian menunjukkan bahwa jalur suku bunga berperan penting dalam proses transmisi kebijakan moneter karena memengaruhi konsumsi, investasi, dan permintaan agregat. Dengan demikian, kebijakan moneter Bank Indonesia terbukti berkontribusi dalam menjaga stabilitas inflasi dan mendukung kestabilan makroekonomi nasional.