Rahma Kurnia Sri Utami
Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Permukiman Di Kecamatan Tanjung Karang Barat Kota Bandar Lampung Risky Pradana Putra; Nyokro Mukti Wijaya; Novia Fitri Istiawati; Rahma Kurnia Sri Utami
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan perkotaan di Kota Bandar Lampung meningkatkan kebutuhan lahan permukiman, khususnya di wilayah yang mengalami perubahan penggunaan lahan secara intensif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian lahan untuk permukiman di Kecamatan Tanjung Karang Barat berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dan analisis multi-kriteria. Metode penelitian meliputi teknik skoring, pembobotan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP), serta overlay spasial terhadap parameter kemiringan lereng, kerawanan banjir, jenis tanah, jarak dari jalan, dan jarak dari sungai. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan cukup sesuai (S3) mendominasi wilayah penelitian dengan luas 509,17 ha (46%), diikuti kelas sesuai (S2) seluas 382,46 ha (34%). Kelas tidak sesuai (N1) mencakup 204,76 ha (18%), sedangkan kelas sangat tidak sesuai (N2) memiliki luasan terkecil, yaitu 23,61 ha (2%). Analisis permukiman eksisting menunjukkan sebagian kawasan permukiman berkembang pada lahan dengan tingkat kesesuaian rendah. Temuan ini menegaskan pentingnya pemanfaatan SIG sebagai dasar perencanaan permukiman yang lebih aman dan berkelanjutan pada skala kecamatan. ABSTRACT Urban development in Bandar Lampung City has increased the demand for residential land, especially in areas undergoing intensive land use change. This study aims to evaluate the suitability of land for residential use in Tanjung Karang Barat District based on Geographic Information System (GIS) and multi-criteria analysis. The research methods included scoring techniques, weighting using the Analytical Hierarchy Process (AHP), and spatial overlay of slope parameters, flood vulnerability, soil type, distance from roads, and distance from rivers. The analysis results show that the fairly suitable (S3) land suitability class dominates the study area with an area of 509.17 ha (46%), followed by the suitable (S2) class with an area of 382.46 ha (34%). The unsuitable class (N1) covers 204.76 ha (18%), while the highly unsuitable class (N2) has the smallest area, namely 23.61 ha (2%). Analysis of existing settlements shows that some residential areas have developed on land with low suitability levels. These findings emphasize the importance of utilizing GIS as a basis for safer and more sustainable settlement planning at the subdistrict level.