Muthmainnah Al-uswan Sumule
Universitas Muhammadiyah Parepare

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Multikultural Berbasis Perspektif Islam di Daerah Minoritas Islam: Studi Kasus di Tana Toraja Muthmainnah Al-uswan Sumule
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2026): Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : PROGRAM STUDI PAI STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural memiliki keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya yang membentuk praktik keberagamaan kontekstual. Tana Toraja di Sulawesi Selatan dikenal dengan kekayaan budaya adat seperti Rambu Solo’ dan sistem kekerabatan tongkonan, serta toleransi tinggi antarumat beragama meskipun mayoritas Kristen. Penelitian ini mengkaji perilaku hidup beragama masyarakat Muslim di wilayah tersebut, interaksi antara nilai Islam dan budaya lokal, serta relevansinya dengan pengembangan pendidikan Islam. Tujuan penelitian adalah untuk memahami perilaku keberagamaan Muslim dalam konteks budaya lokal, mengetahui hubungan antara Islam dan budaya Toraja, serta mengidentifikasi implikasi bagi pendidikan Islam agar lebih adaptif dan inklusif. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data dikumpulkan dari sumber ilmiah seperti buku klasik dan kontemporer, jurnal penelitian terbaru, tafsir Al-Qur’an, kitab hadis, dan literatur akademik relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis, memaparkan konsep, membandingkan pandangan ulama, serta menginterpretasikan relevansinya dalam konteks Indonesia multikultural.Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Muslim di Tana Toraja menjalankan ajaran Islam secara aktif namun terintegrasi dengan budaya lokal melalui gotong royong dan partisipasi dalam upacara adat, tanpa mengabaikan prinsip akidah. Interaksi Islam dan budaya Toraja bersifat akulturatif harmonis, menekankan nilai universal seperti toleransi dan solidaritas, serta dakwah persuasif yang memperkuat moderasi beragama. Kesimpulan penelitian adalah bahwa perilaku keberagamaan Muslim di Tana Toraja mencerminkan Islam kontekstual yang memperkuat harmoni sosial. Interaksi ini menjadi model bagi pendidikan Islam untuk mengintegrasikan kearifan lokal, sehingga membentuk individu religius dan toleran, serta berkontribusi pada stabilitas masyarakat multikultural di Indonesia.    
MANAJEMEN MUTU BERBASIS SEKOLAH: KONSEP DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Rosmiati ramli; Muthmainnah Al-Uswan Sumule; Darnita; Syahwal
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.17255

Abstract

School-Based Quality Management is one of the education management approaches that gives authority to schools to manage resources independently to improve the quality of education. This research aims to analyze the concept of School-Based Quality Management and examine its implementation in an effort to improve the quality of education. The research uses a qualitative approach with the type of library research. Data was obtained through documentation studies of various literature sources in the form of books, journal articles, research results, and relevant scientific documents. Data analysis is carried out using content analysis techniques through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that School-Based Quality Management is an education management model based on the principles of independence, participation, transparency, accountability, and sustainability. The implementation of School-Based Quality Management is carried out through the process of planning, implementing, supervising, and evaluating educational programs by involving all school residents and the community. The successful implementation of School-Based Quality Management is influenced by the leadership of the principal, the professionalism of teachers, community participation, and effective and accountable school management. Although still facing various obstacles, such as limited human resources and infrastructure, School-Based Quality Management has proven to make a positive contribution to improving the quality of education. Therefore, School-Based Quality Management can be an effective strategy in realizing quality, competitive, and sustainable education.