Izaak Hendrik Wenno
Program Studi Pendidikan Fisika FKIP, Universitas Pattimura, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kompetensi Literasi Sains Siswa Melalui Complex Multiple-Choice Test (CMCT) Elsina Sarah Tamaela; Izaak Hendrik Wenno; Herman Samuel Wattimena; Carolina Sri Athena Barus; Cicylia Triratna Kereh; Juliana Nirahua; Asry Nelannya Latupeirissa
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page28-39

Abstract

Literasi sains merupakan fondasi yang esensial pada pembelajaran abad ke-21. Literasi sains akan membantu siswa untuk memecahkan masalah dalam kehidupan nyata. Berdasarkan data literasi sains siswa Indonesia yang rendah maka perlu dilakukan sebuah kajian di tingkat sekolah guna mendapatkan gambaran kompetensi literasi sains. Penelitian ini bertujuan untuk memotret level kompetensi literasi sains dengan menggunakan Complex Multiple Choice Tetst (CMCT). Populasi penelitiannya siswa SMP Negeri 40 Maluku Tengah kelas VIII dimana 27 orang terpilih sebagai sampel yang diambil secara acak. Instrumen yang digunakan adalah paket soal CMCTberjumlah 20 butir yang divalidasi oleh dua orang ahli sehingga jumlah butir yang valid 16 butir. Validasi isi menggunakan formula Aiken’s V dan reliabilitas konstruk menggunakan item to total correlation dan Cronbach’s Alpha serta statistik deskriptif dengan menghitung persentase capaian. Hasil analisis memperlihatkan level kompetensi literasi sains siswa berada di level sangat rendah dengan persentase 38,06%. Ada tiga indikator yang diukur yakni menjelaskan fenomena secara ilmiah sebesar 42,96% (rendah), selanjutnya indikator menafsirkan data dan bukti ilmiah sebesar 40,86% (rendah) dan indikator merancang dan mengevaluasi eksperimen dengan persentase 30,37% (sangat rendah). Temuan ini memberikan gambaran level literasi sains siswa yang perlu diperbaiki melalui pembelajaran dan asesmen yang tepat.