Hendryk Hanggara Saputra
UIN Raden Intan Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TAWADHU’ MENURUT QS AL HIJR AYAT 88 DALAM PANDANGAN SUFISTIK: Studi Komparatif Pandangan Ibn ‘Arabi dan Al-‘Alusi Hendryk Hanggara Saputra; Ahmad Isnaeni; Septiawadi Septiawadi
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 11 No 01 (2026): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v11i01.9191

Abstract

Al-Qur’an menekankan pentingnya tawadhu’ sebagai akhlak mulia. QS. Al-Hijr: 88 memerintahkan Nabi agar rendah hati terhadap sesama mukmin. Ibn ‘Arabi menafsirkannya secara sufistik-metafisik, sedangkan Al-‘Alusi menekankannya pada etika sosial. Studi komparatif keduanya menunjukkan keluasan makna tawadhu’ dalam dimensi spiritual dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan konsep tawadhu’ menurut Ibn ‘Arabi dan Al-‘Alusi . Penelitian ini termasuk penelitian pustaka dengan analisis komparatif. Ibn ‘Arabi menafsirkan tawadhu’ sebagai kesadaran metafisik tentang kesatuan wujud, sedangkan Al-‘Alusi menafsirkannya sebagai akhlak sosial yang menuntut kelembutan dan rendah hati dalam pergaulan. Analisis komparatif menunjukkan bahwa keduanya berbeda dalam orientasi, tetapi saling melengkapi. Ibn ‘Arabi mengajarkan kedalaman batin, Al-‘Alusi mengajarkan praktik sosial.