Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Matematika Berbasis Deep Learning Melalui Joyful, Mindful, Dan Meaningful Aulia Prayudina Sari; Azainil Azainil; Ariantje Dimpudus
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan matematika di abad ke-21 membutuhkan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir siswa. Pendidikan matematika terlihat dalam praktek masih fokus pada hafalan dan aspek prosedural, sehingga menghasilkan pemahaman tidak optimal. Supaya pembelajaran matematika lebih berorientasi Deep Learning maka diperlukan pembelajaran inovatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui secara teoritis pembelajaran matematika berbasis deep learning dengan mengadopsi pembelajaran yang menyenangkan, pembelajaran penuh perhatian, dan pembelajaran yang bermakna. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur, yang melibatkan analisis berbagai sumber akademik yang relevan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa deep learning dapat menumbuhkan pemahaman konseptual yang mendalam melalui partisipasi aktif. Pendekatan pembelajaran yang menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, pembelajaran penuh perhatian, meningkatkan kesadaran dalam proses berpikir, dan makna pembelajaran menghubungkan konsep dengan pengalaman dunia nyata. Sehingga integrasi pendekatan ini dapat meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konseptual, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan pengajaran matematika berbasis pembelajaran mendalam menjadi pilihan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Pendidikan matematika di abad ke-21 membutuhkan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir siswa. Pendidikan matematika terlihat dalam praktek masih fokus pada hafalan dan aspek prosedural, sehingga menghasilkan pemahaman tidak optimal. Supaya pembelajaran matematika lebih berorientasi Deep Learning maka diperlukan pembelajaran inovatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui secara teoritis pembelajaran matematika berbasis deep learning dengan mengadopsi pembelajaran yang menyenangkan, pembelajaran penuh perhatian, dan pembelajaran yang bermakna. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur, yang melibatkan analisis berbagai sumber akademik yang relevan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa deep learning dapat menumbuhkan pemahaman konseptual yang mendalam melalui partisipasi aktif. Pendekatan pembelajaran yang menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, pembelajaran penuh perhatian, meningkatkan kesadaran dalam proses berpikir, dan makna pembelajaran menghubungkan konsep dengan pengalaman dunia nyata. Sehingga integrasi pendekatan ini dapat meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konseptual, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan pengajaran matematika berbasis pembelajaran mendalam menjadi pilihan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Pemanfaatan Barang Bekas di SMP Negeri 9 Samarinda Maruto Nugroho; Aulia Prayudina Sari; Fajar Setiawan; Ilmi Muslimah Al Ashar; Ayu Ocha Ananta; Diva Fernanda Hariyadi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 12 No 4 (2026): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/fmvpbc25

Abstract

The problem of waste in the school environment is still one of the problems that can affect the cleanliness and comfort of students. This study aims to describe the use of used gallons as garbage cans and identify the character of students' environmental care based on the observed behavior before and after the facility is placed in the classroom environment. This study uses a qualitative method with a case study approach which was carried out at SMP Negeri 9 Samarinda in August 2026. Data was collected through observation and documentation by observing students' habits in disposing of garbage, using garbage cans, and maintaining the cleanliness of the school environment. Used gallons are used as animal garbage cans and placed in the school environment. The results of the study show that the existence of waste cans from used gallons provides facilities that are easy for students to dispose of garbage in its place and support the habituation of environmentally caring behavior. The attractive shape of the garbage can is also a visual stimulus for students to use the facility. Thus, the use of used gallons as garbage cans can be a means of supporting the formation of character to care for the environment of students. However, sustainable character formation requires habituation, supervision, example, and support of all school residents.