Ariantje Dimpudus
Universitas Mulawarman

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Persepsi Siswa Terhadap Pembelajaran Matematika Secara Daring di SMK Kesehatan Samarinda Tahun Ajaran 2020/2021 Deviona Carolensa; Ariantje Dimpudus; Kukuh Kukuh
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 1 (2021): Literasi Matematika Dalam Menyongsong Era Society 5.0
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.065 KB)

Abstract

Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika secara daring siswa SMK Kesehatan Samarinda Tahun Ajaran 2020/2021. Subjek penelitian ini adalah siswa SMK Kesehatan sebanyak 234 siswa. Objek penelitian ini persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika secara daring di SMK Kesehatan Samarinda. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini, ialah analisis statistik deskriptif dengan persentase. Berdasarkan hasil analisis dari bab 4 disimpulkan bahwa persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika secara daring di SMK Kesehatan Samarinda Tahun Ajaran 2020/2021 masuk dalam kategori Cukup baik 31,62%. Sehingga dapat disimpulkan persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika secara daring di SMK Kesehatan Samarinda termasuk kategori Cukup baik. Hal tersebut dapat diartikan bahwa siswa berpendapat selama pembelajaran matematika secara daring guru tetap menjelaskan dan memberikan contoh penyelesaian dari materi barisan aritmatika dan statistika seperti pada saat pembelajaran tatap muka disekolah dan pada saat mengajar guru menunjukkan penguasaan materi barisan aritmatika dan stastistika sehingga siswa dapat memahami apa yang guru jelaskan, tetapi walaupun siswa paham terkadang pada saat guru memberikan tugas siswa tidak dapat menyelesaikan tugas matematika tersebut, beberapa siswa juga berpendapat bahwa tidak terlalu mengalami gangguan jaringan internet didaerah tempat tinggal siswa sehingga dapat hadir tepat waktu dan dapat mengikuti pembelajaran matematika secara daring dan siswa merasa senang mengikuti pembelajaran matematika secara daring tanpa merasa tertekan dengan tugas-tugas matematika yang guru berikan pada saat kegiatan pembelajaran berakhir.
TREN PENELITIAN ANALISIS BUKU MATEMATIKA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI JURNAL-JURNAL INDONESIA TAHUN 2018-2021 Andhita Indhirasti; Safrudiannur Safrudiannur; Ariantje Dimpudus
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/delta.v11i1.2521

Abstract

Penelitian Tinjauan Pustaka Sistematis (atau Systematic Literature Review) ini bertujuan untuk mengetahui tren penelitian analisis buku matematika tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di jurnal-jurnal Indonesia dalam kurun waktu tahun 2018-2021. Metode yang digunakan untuk melakukan tinjauan secara sistematis tersebut adalah Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) dengan ketentuan artikel: (1) merupakan penelitian analisis buku matematika tingkat SMP, (2) ketersediaan full text-nya, dan (3) berbahasa Indonesia. Dengan metode PRISMA, diperoleh 20 artikel yang termuat dalam 14 jurnal. Seluruh 20 artikel tersebut dikelompokkan dalam kategori identitas artikel (tahun, akreditasi jurnal, institusi) dan rumusan masalah penelitian. Hasil penelitian literatur review ini menunjukkan bahwa berdasarkan identitas artikel adalah (1) tren penelitian analisis buku meningkat setiap tahunnya dengan publikasi terbanyak di tahun 2021, yaitu sebanyak 13 artikel, (2) kebanyakan artikel terbit di kategori jurnal non sinta, yaitu sebanyak 17 artikel), dan (3) para penulis artikel dominan berasal Universitas Bengkulu, yaitu sebanyak 5 artikel. Tren penelitian analisis buku matematika tingkat SMP ditinjau dari rumusan masalah penelitian adalah kebanyakan merupakan analisis kesesuaian, yaitu 9 artikel. Masih sedikit artikel yang menganalisis soal-soal dalam buku dan menganalisis kesalahan dalam buku, serta belum ada yang membahas perbandingan antara buku matematika Indonesia dan buku matematika dari negara lainnya.
Literature Review of Pseudo-Thinking in Contextual Mathematics Learning in Everyday Life Sufi Auliyah Zahrah; Azainil Azainil; Ariantje Dimpudus
OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2026): OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Alwashliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jkpm.v5i2.1310

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka yang fokus pada penguatan literasi dan numerasi sering kali terhambat oleh fenomena berpikir semu, di mana siswa mampu mencapai jawaban benar tanpa pemahaman konsep yang mendasar. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bentuk pola berpikir semu tersebut dalam cakupan matematika kontekstual yang menjadi pilar utama pembelajaran masa kini. Berdasarkan studi literatur kualitatif, ditemukan bahwa tuntutan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) mendorong siswa menggunakan "jalan pintas kognitif" yang rapuh. Masalah ini teridentifikasi secara luas pada materi pecahan, perbandingan, hingga aljabar yang seharusnya dikuasai melalui penalaran logistik. Sebagai solusi adaptif, strategi defragmentasi melalui scaffolding yang mengintegrasikan media visual dan pendekatan etnomatematika terbukti efektif dalam menata ulang struktur kognitif siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa di era pendidikan yang mengutamakan kebermaknaan, intervensi pedagogis yang tepat sangat penting untuk mengubah pola berpikir mekanistik menjadi pemahaman matematis yang utuh dan kontekstual.
LITERASI MATEMATIKA SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA DITINJAU DARI GENDER Roharta Aulia Silitonga; Azainil; Ariantje Dimpudus
Jurnal Pendidikan Nusantara Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Nusantara
Publisher : lembaga Sepercenter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi matematika merupakan kemampuan penting yang dibutuhkan siswa dalam memahami, merumuskan, dan menyelesaikan permasalahan matematika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bentuk soal cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi matematika siswa SMP dalam menyelesaikan soal cerita ditinjau dari gender. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur (literature review) dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah dari jurnal nasional yang diperoleh melalui Google Scholar pada periode 2021–2026. Tahapan penelitian meliputi penentuan topik, pengumpulan sumber literatur, analisis literatur, serta penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi matematika berperan penting dalam membantu siswa memahami informasi pada soal, menyusun model matematika, menentukan strategi penyelesaian, serta menafsirkan hasil penyelesaian sesuai konteks permasalahan. Selain itu, terdapat perbedaan kemampuan literasi matematika antara siswa laki-laki dan perempuan. Siswa perempuan cenderung lebih teliti, sistematis, dan lebih baik dalam mengomunikasikan langkah-langkah penyelesaian, sedangkan siswa laki-laki cenderung lebih unggul dalam memahami konsep, menerapkan rumus, dan menentukan strategi penyelesaian secara lebih cepat. Dengan demikian, kemampuan literasi matematika perlu dikembangkan melalui pembelajaran yang kontekstual dan memperhatikan karakteristik siswa berdasarkan gender agar kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika dapat berkembang secara optimal.
Pembelajaran Matematika Berbasis Deep Learning Melalui Joyful, Mindful, Dan Meaningful Aulia Prayudina Sari; Azainil Azainil; Ariantje Dimpudus
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan matematika di abad ke-21 membutuhkan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir siswa. Pendidikan matematika terlihat dalam praktek masih fokus pada hafalan dan aspek prosedural, sehingga menghasilkan pemahaman tidak optimal. Supaya pembelajaran matematika lebih berorientasi Deep Learning maka diperlukan pembelajaran inovatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui secara teoritis pembelajaran matematika berbasis deep learning dengan mengadopsi pembelajaran yang menyenangkan, pembelajaran penuh perhatian, dan pembelajaran yang bermakna. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur, yang melibatkan analisis berbagai sumber akademik yang relevan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa deep learning dapat menumbuhkan pemahaman konseptual yang mendalam melalui partisipasi aktif. Pendekatan pembelajaran yang menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, pembelajaran penuh perhatian, meningkatkan kesadaran dalam proses berpikir, dan makna pembelajaran menghubungkan konsep dengan pengalaman dunia nyata. Sehingga integrasi pendekatan ini dapat meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konseptual, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan pengajaran matematika berbasis pembelajaran mendalam menjadi pilihan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Pendidikan matematika di abad ke-21 membutuhkan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir siswa. Pendidikan matematika terlihat dalam praktek masih fokus pada hafalan dan aspek prosedural, sehingga menghasilkan pemahaman tidak optimal. Supaya pembelajaran matematika lebih berorientasi Deep Learning maka diperlukan pembelajaran inovatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui secara teoritis pembelajaran matematika berbasis deep learning dengan mengadopsi pembelajaran yang menyenangkan, pembelajaran penuh perhatian, dan pembelajaran yang bermakna. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur, yang melibatkan analisis berbagai sumber akademik yang relevan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa deep learning dapat menumbuhkan pemahaman konseptual yang mendalam melalui partisipasi aktif. Pendekatan pembelajaran yang menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, pembelajaran penuh perhatian, meningkatkan kesadaran dalam proses berpikir, dan makna pembelajaran menghubungkan konsep dengan pengalaman dunia nyata. Sehingga integrasi pendekatan ini dapat meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konseptual, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan pengajaran matematika berbasis pembelajaran mendalam menjadi pilihan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.