Galuhpritta Anisaningtyas
Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pesan Dakwah Pada Chanel Youtube Dalam Film KKN Di Desa Penari (Teori Semiotika Charles Sanders Pierce) Restia Noviana; Galuhpritta Anisaningtyas
Bayyin: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 4 No. 1 (2026): Bayyin
Publisher : Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71029/bayyin.v4i1.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan dakwah dalam film KKN di Desa Penari yang ditayangkan melalui kanal YouTube, dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Film ini dipilih karena memuat nilai-nilai moral dan spiritual yang tersirat dalam alur cerita serta penggambaran tokoh-tokohnya. Peirce membagi sistem tanda (semiotik) menjadi tiga unsur yang telah dimuat dalam teori segitiga yaitu tanda (sign), acuan tanda (object), dan penggunaan tanda (interpretant). Tanda merupakan sesuatu yang berbentuk fisik yang diterima oleh panca indera manusia dan dapat merepresentasikan hal lain di luar tanda itu sendiri. Data dikumpulkan melalui observasi visual terhadap cuplikan film dan dokumentasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menyampaikan pesan dakwah secara tersirat melalui simbol-simbol budaya lokal, konflik spiritual, serta konsekuensi dari melanggar norma agama dan adat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media film, khususnya yang disebarluaskan melalui platform digital seperti YouTube, dapat menjadi sarana dakwah yang efektif apabila dikemas secara menarik dan kontekstual dengan nilai-nilai lokal masyarakat.
Strategi Komunikasi Ibu dalam Perlindungan Anak: Studi Kasus Penerapan Teori Komunikasi Interpersonal dalam Keluarga Galuhpritta Anisaningtyas; Nur Kholisha; Nur Alvian; Ayu Rosadah
Bayyin: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 1 (2025): Bayyin
Publisher : Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71029/bayyin.v3i1.66

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemberdayaan keluarga untuk memberikan perlindungan kepada anak. Perlindungan yang dimaksud adalah perlindungan untuk memperkuat karakter anak dan generasi yang akan datang terhadap gempuran fakta-fakta yang tindak kriminal maupun kesehatan mental anak. Anak hidup di tengah keluarga. Keluarga adalah kelompok terkecil dari masyarakat yang memiliki peranan awal di masa pertumbuhan anak sebagai suatu benteng yang akan melindungi anak dari gempuran hal-hal negatif di luar sana. Diperlukan keluarga yang kompak, bersinergi dan konsisten dalam memberikan perlindungan kepada anak, sehingga anak akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat baik fisik, mental dan spiritualnya. Ibu menjadi salah satu pemegang peranan penting dalam melakukan perlindungan anak berbasis keluarga, sebab ibu adalah madrasah pertama bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Responden pada penelitian ini adalah kaum ibu yang ada di lingkungan Majelis Taklim Musholla Nurul Khoir Kecamatan Sukamekar Kelurahan Sukawangi Babelan Bekasi. Metode pengambilan data yang digunakan adalah wawancara dengan menggunakan interview guide sebagai panduan dalam percakapan. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif, dengan langkah-langkah berupa wawancara mendalam. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ibu-ibu yang ada di lingkungan Majelis Taklim Musholla Nurul Khoir Kecamatan Sukamekar Kelurahan Sukawangi Babelan Bekasi perlahan-lahan sudah melakukan proses perlindungan anak berbasis keluarga dengan menerapkan sisi hak anak yang harus dipenuhi, seperti bertahan hidup, tumbuh kembang, perlindungan dari kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi serta berpartisipasi dengan baik di lingkungannya. Disamping itu, kaum ibu juga bekerjasama dengan suami untuk saling melengkapi dalam membantu mendidik dan membersamai perkembangan dan pertumbuhan anak-anak mereka.
Strategi Pendidikan Nilai Moderasi Beragama Di Lingkungan Keluarga Berbasis Majlis Taklim Kaum Ibu Desa Sukamekar Kab. Bekasi Hunaidah Mista; Ika Barkah; Mimi Jamilah Mahya; Galuhpritta Anisaningtyas; Abdul Nizar
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 Desember (2024): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v6i2.748

Abstract

This research aims to describe the extent to which mothers play a role in internalizing the values of religious moderation education as well as the efforts made by mothers in increasing insight into religious moderation in the family environment in Sukamekar village, Sukawangi district, Bekasi, West Java. The research uses qualitative a Miles and Huberman method FGD (Focus Group Discussion) approach, as well as observation, interviews, and documentation. An educational parenting seminar was held at Majlis Ta’līm of Nurul Khoir in Sukamekar village, Sukawangi, Bekasi. Pretest and post test papers were administered to obtain data from mothers in Sukamekar village regarding their knowledge and understanding of religious moderation values. Based on the results of data processing, it was concluded that there was a change in the knowledge of the Sukamekar village community, especially among mothers who initially did not understand the importance of the value of moderation in maintaining family integrity and harmony. They can better understand and able to apply it in the family environment. This would contribute to establishing a more moderate community that is at the forefront of forming families filled with tranquility (Sakinah), love (Mawaddah), and affection (Rahmah), as well as to maintaining harmony in social and national life.